Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Tips Padu Padan Rhinestone Belt untuk Mencoba Gaya Y2K

Aksen kilau khas gaya Y2K.

Tips Padu Padan Rhinestone Belt untuk Mencoba Gaya Y2K
Courtesy of Instagram.com/beygalore

Memakai aksesori fashion, seperti perhiasan dan tas, untuk melengkapi penampilan selalu menjadi favorit banyak orang. Namun, alih-alih hanya memakai aksesori yang biasa, menambahkan ikat pinggang yang mencolok sebagai statement adalah opsi yang tepat untuk mengubah total gaya pakaian. Dan tidak ada yang lebih statement daripada sebuah rhinestone belt.

Dengan kembalinya gaya dan estetika khas Y2K, rhinestone belt kini menjadi incaran para pencinta mode. Tampilannya yang memikat serta kilauan dari nuansa rhinestone dapat menyempurnakan outfit mana pun dengan sentuhan berkilap.

Aksesori favorit di era awal tahun 2000-an ini mungkin terasa melekat dengan karakter ikonik seperti Carrie Bradshaw ataupun penampilan panggung para musisi di era itu, mulai dari Jennifer Lopez hingga Destiny’s Child. Rhinestone belt secara instan dapat memberikan sentuhan stylish dan ikonik ala Y2K pada tampilan.

Apa Itu Rhinestone Belt dan Mengapa Aksesori Y2K Ini Kembali Tren?

Kita tahu bahwa era awal milenium menyuguhkan tren gaya yang maksimalis dan segala hal yang bertabur kristal mendominasi panggung mode. Masa tersebut merayakan ekspresi diri tanpa batas.

Dan di tahun 2026 ini, melihat aksesori Y2K kembali populer tentu membawa nostalgia yang spesial, dan pertanda bahwa siklus tren mode mulai bergeser jauh dari estetika minimalis quiet luxury yang sempat mendominasi beberapa tahun belakangan.

Rhinestone Belt
Courtesy of Instagram.com/blowthebelt

Sebagai catatan, rhinestones bukanlah berlian asli atau batu mulia, melainkan permata buatan yang biasanya diproduksi dari bahan kaca, kristal, atau plastik. Meskipun terbuat dari material tiruan, rentang kualitasnya sangat beragam. Anda bisa dengan mudah mengecek kualitas sebuah rhinestone belt sebelum membelinya.

Saat memilih rhinestone belt, perhatikan berat dan seberapa baik batuannya memantulkan cahaya. Ada juga rhinestone belt yang terbuat dari plastik sehingga terasa lebih ringan. Hanya saja, rhinestone yang terbuat dari plastik terkadang mudah lepas dari perekatnya dan kilau sinarnya cenderung kusam atau datar.

Padu Padan Rhinestone Belt

Jika Anda ingin mencoba tren ini, mulailah memadukannya ke dalam gaya Anda sehari-hari. Berikut ini beberapa cara memadupadankan statement accessory tersebut agar tetap terlihat segar, modern, dan berkelas secara natural:

1. Rhinestone Belt dengan Jeans untuk Gaya Kasual

Bella Hadid
 
Courtesy of Instagram.com/bellahadidthrowback

Ingin tampil santai ala supermodel off-duty? Padukan statement accesory ini dengan tube top atau tank top, celana jeans favorit Anda, dan chunky sneakers. Kombinasi atasan yang santai dengan kilauan dari ikat pinggangnya dapat menciptakan kontras gaya yang modern sekaligus trendi.

2. Eksperimen Penempatan: Pinggang vs Panggul

Zadig&Voltaire
Courtesy of Zadig&Voltaire

Untuk memberikan ilusi siluet yang ramping dan terstruktur, kenakan belt tepat di bagian pinggang. Namun, jika Anda ingin menghadirkan sentuhan gaya Y2K yang autentik, menggeser posisi sabuk sedikit turun ke area panggul akan langsung mendefinisikan estetika It Girl awal tahun 2000-an. Padukan dengan atasan berpotongan simpel, agar siluet tubuh dan letak sabuk menjadi fokus utama penampilan Anda.

3. Tingkatkan Tampilan Monokrom dengan Kilau Maksimal

B-Low The Belt
Courtesy of Instagram.com/blowthebelt

Punya outfit monokrom yang terkesan polos? Rhinestone belt bisa membuat tampilan monokrom menjadi lebih elevated untuk acara malam hari. Pastikan warna pakaian Anda senada agar rhinestone belt dapat menonjol tanpa terlihat berlebihan.

4. Padukan dengan Material Bertekstur

B-Low The Belt
Courtesy of Instagram.com/blowthebelt

Memadukan kilau dari kristal dengan material baju yang bertekstur, seperti bahan tweed ataupun sequins, dapat menciptakan dimensi visual yang kaya. Paduan ini sempurna untuk holiday season mendatang maupun acara malam yang spesial. 

5. Unexpected Touch pada Tampilan Formal

Chanel
Courtesy of Chanel

Terinspirasi dari gaya runway era 90-an hingga 2000-an, rhinestone belt juga cocok dikenakan bersama gaun malam yang minimalis, structured jacket, dan strappy heels. Gunakan ikat pinggang ini untuk memecah potongan lurus pada gaun polos Anda, atau sebagai elemen mengilap ketika mengenakan tailored jacket.

Cara Merawat Rhinestone Belt agar Batu Tidak Mudah Lepas

Rhinestone Belt

Courtesy of Anthropologie

Faktor perawatan sering kali terlewat, padahal inilah yang membuat aksesori kesayangan Anda bisa bertahan lama. Batu imitasi yang terdapat pada rhinestone belt biasanya direkatkan dengan lem atau bingkai logam kecil yang bisa kendur seiring waktu. Berikut ini tips merawatnya:

1. Teknik Penyimpanan yang Benar

Jangan pernah menggulung atau melipat sabuk kristal secara paksa karena tekanan berlebih dapat merusak atau melonggarkan batunya. Gantung sabuk menggunakan pengait di lemari atau letakkan secara mendatar di dalam tempat penyimpanan.

2. Jauhkan dari Bahan Kimia

Kandungan alkohol dan bahan kimia keras dapat mengoksidasi lapisan logam perekat sehingga dapat membuat tampilan rhinestone menjadi kusam atau menguning.

3. Cara Membersihkan yang Aman

Jangan bersihkan rhinestone belt dengan merendamnya ke dalam air. Gunakan kain katun mikrofiber yang sedikit lembap dengan sedikit air sabun hangat untuk menyeka bagian sabuk yang kotor. Keringkan segera menggunakan kain lembut.

(Edited by SW)