Musim gugur hampir tiba, yang berarti tahun ajaran baru juga segera dimulai. Seperti yang kita tahu fashion month tengah berlangsung dan keluarga kerajaan Inggris kembali dari liburan musim panas untuk menjalankan berbagai tugas publik mereka.
BACA JUGA: Putri Catherine dan Pangeran William Mengantar Pangeran George di Hari Pertamanya di Eton College
Pagi tadi, Pangeran William menggelar acara pencegahan bunuh diri di Hill Dickinson Stadium, Liverpool, Inggris. Dalam kesempatan tersebut, ia berkolaborasi dengan sejumlah figur ternama, termasuk pembalap F1 George Russell, pesepak bola Harry Kane, dan atlet balap sepeda, Laura Kenny. Mereka memperkenalkan On Your Side: A Suicide Prevention Toolkit for People in Sport, sebuah panduan baru yang membantu masyarakat mengenali tanda-tanda peringatan pikiran untuk bunuh diri sekaligus menemukan dukungan yang mereka butuhkan dengan lebih cepat.
Awalnya, William dijadwalkan untuk menghadiri acara tersebut seorang diri. Namun secara mengejutkan, ia ditemani sang istri, Putri Catherine yang hadir untuk menunjukkan dukungannya terhadap tujuan tersebut.
Catherine tiba di acara tersebut mengenakan setelan biru cyan yang chic, tampaknya setelan dari Edeline Lee yang sama dengan yang ia kenakan saat melakukan kunjungan ke Reggio Emilia, Italia pada Mei lalu. Penampilannya terdiri dari blazer dengan model bahu tegas yang dihiasi kancing putih mutiara di bagian depan dan manset, dipadukan dengan celana panjang senada dengan lipatan di bagian depan.
Princess of Wales kemudian melengkapi penampilannya dengan blus putih gading sebagai dalaman serta kalung rantai emas Portrait dari Laura Lombardi. Untuk alas kaki, ia mengenakan sepatu hak tinggi bermotif kulit ular berwarna biru baja.
Penampilan Kate menjadi pelengkap sempurna bagi gaya William yang mengenakan setelan biru navy, kemeja putih, dan dasi biru royal.
Dalam acara tersebut, Prince of Wales menyampaikan pidato mengenai isu yang dekat dengan hatinya. “Ketika seseorang sedang mengalami kesulitan, sering kali bukan tenaga profesional yang pertama kali menyadarinya. Melainkan seorang teman, pelatih, kolega, rekan satu tim. Seseorang yang melihat adanya perubahan, seseorang yang bertanya apakah semuanya baik-baik saja, atau seseorang yang memulai percakapan. Dan percakapan tersebut dapat membuat perbedaan besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Bunuh diri masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi masyarakat kita. Banyak orang mungkin pernah merasakan dampaknya secara langsung. Anda mungkin mengenal keluarga yang kehidupannya berubah selamanya akibat kehilangan seseorang. Hari ini, kita mengenang mereka. Dan kita kembali berkomitmen untuk melakukan segala yang kami bisa guna mencegah lebih banyak keluarga mengalami rasa sakit tersebut.”
BACA JUGA:
Putri Kate Memulai Tantangan National Three Peaks dengan Alasan yang Sangat Personal
Putri Kate Merefleksikan Tradisi Gaya Kerajaan Lewat Slingback Two-Tone
(Penulis: Joel Calfee ; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
