Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Omega Hadirkan Wajah Baru Speedmaster 38 mm

Jiwa Moonwatch tetap utuh meski hadir dalam ukuran yang lebih personal.

Omega Hadirkan Wajah Baru Speedmaster 38 mm
Foto: Courtesy of Omega

18 milimeter mungkin terdengar seperti angka kecil, namun bagi Omega, ruang sekecil itu cukup untuk menampung satu abad kisah tentang keberanian dan presisi. Speedmaster 38 mm kembali hadir dengan wajah baru, tak tanggung-tanggung, tujuh referensi yang tidak sekadar berganti warna, melainkan melangkah lebih dekat pada jati diri Moonwatch, sebuah ikon yang telah menemani perjalanan manusia hingga ke bulan.

BACA JUGA: Omega Rayakan Satu Dekade Standar Presisi Tertinggi Lewat 10 Tahun Sertifikasi Master Chronometer

Detail yang Bicara Lebih Banyak

Perubahan pada koleksi ini datang dari hal-hal kecil yang justru paling terasa. Subdial yang dulu tampil dalam bentuk oval kini berubah bulat, memberi kesan tegas dan sporty yang lebih kuat. Wajah jam juga terlihat lebih lapang dan tenang. Bezel pun kembali ke proporsi yang lebih tebal, menghadirkan kembali sentuhan Dot-Over-Ninety yang selama ini menjadi signature visual Moonwatch. Semua referensi kini disatukan oleh bracelet lima mata rantai bergaya Moonwatch, dengan finishing polished dan brushed pada bagian tengahnya, tergantung karakter tiap model.

Foto: Courtesy of Omega

Di dalam setiap referensi, dua mesin turut menjadi penggerak cerita. Calibre 3330 mengisi enam model yang bertindak sebagai penunjuk tanggal sementara Calibre 3332 dipilih khusus untuk satu Black Dial yang tampil tanpa tanggal, versi paling murni dari semangat Moonwatch.

Ragam Wajah, Satu Jiwa

Kesetiaan pada palet warna klasik tetap terjaga lewat tiga model Steel on Steel. Black Dial hadir paling dekat dengan Moonwatch asli, gelap dan bersahaja dengan bezel aluminium hitam. White Dial menawarkan tampilan yang fresh dan clean lewat bezel keramik biru dan sentuhan CVD biru pada jarum dan indeksnya, sementara Silvery Dial memancarkan kehangatan lewat perpaduan Sedna™ Gold PVD pada dial silvery opaline.

Foto: Courtesy of Omega

Sisi yang lebih mewah muncul lewat dua model bicolour. Satu versi memadukan stainless steel dengan bezel 18K Moonshine™ Gold dan aksen hijau yang segar, sementara satu lagi melanjutkan gaya “cappuccino” khas Speedmaster 38 mm lewat perpaduan dial ivory dan bezel 18K Sedna™ Gold yang hangat.

Bagi yang mencari kemewahan yang lebih personal, dua model dengan bezel bertatahkan 52 berlian seberat total 1,53 karat hadir sebagai penutup cerita, satu dengan dial ice blue yang sejuk, satu lagi dengan mother-of-pearl yang murni, keduanya dilengkapi jarum rhodium-plated.

Dengan tujuh wajah ini, Speedmaster 38 mm membuktikan bahwa warisan besar tidak akan pernah kehilangan tempatnya, bahkan ketika hadir dalam ukuran yang lebih dekat dengan pergelangan tangan.

BACA JUGA:

Omega Hadirkan Seamaster Aqua Terra Turquoise Baru di Musim Panas Ini

Shin Min-a Resmi Menjadi Brand Ambassador Terbaru Omega

(Penulis: Elaine Mary; Edited by JM; Foto: Courtesy of Omega)