Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Nordberg Medical Resmi Perkenalkan Injectable Biostimulator ke Indonesia

Menandai kehadiran resminya Juläine™ of Sweden di Indonesia, Nordberg Medical menggelar konferensi pers di Jakarta.

Nordberg Medical Resmi Perkenalkan Injectable Biostimulator ke Indonesia
Layout: Adzkia Asakiinah

Perusahaan bioteknologi asal Swedia ini menggelar konferensi pers perdananya di Jakarta, menandai kehadiran resminya di Indonesia sekaligus memperkenalkan Juläine™ of Sweden, bio-aktivator kulit yang diklaim bekerja lewat pendekatan regeneratif berbasis bukti ilmiah.

Momen ini terasa relevan mengingat industri kecantikan Indonesia yang terus tumbuh pesat, ditandai oleh menjamurnya klinik kecantikan, brand, dan produk perawatan baru. Di tengah maraknya arus informasi, konferensi pers ini menjadi ruang bagi Nordberg Medical untuk menjelaskan lebih jauh apa sebenarnya makna "regeneratif" itu sendiri. 

BACA JUGA: Tripeptida: Cara Baru Atasi Kehilangan Kolagen & Samarkan Garis Halus

FOTO: COURTESY OF NORDBERG MEDICAL

Menurut penjelasan yang dipaparkan, regeneratif bukan tentang solusi jangka pendek maupun perbaikan instan. Konsepnya jauh lebih dalam, untuk menciptakan kondisi yang tepat bagi kulit, lalu mempercayai proses alami dan waktu untuk bekerja tanpa terburu-buru. 

Sebagai peraih penghargaan 2026 Best Regenerative Aesthetic Solution,  Juläine™ hadir dengan teknologi bernama Lasynpro™, yang bekerja mengaktifkan sel fibroblast untuk merangsang produksi kolagen kulit secara alami. Hasilnya, kulit tampak kencang dan garis-garis halus berkurang secara bertahap, dengan hasil yang terasa natural, bukan transformasi instan. 

FOTO: COURTESY OF NORDBERG MEDICAL

Perjalanan Juläine™ tidak lahir dalam semalam. Semuanya bermula dari penelitian ilmuwan di Karolinska Institute dan Nordberg Medical terhadap PLLA (Poly-L-Lactic Acid), bahan yang telah lama dikenal aman dan mampu mengaktivasi fibroblast untuk produksi kolagen. Namun, PLLA konvensional yang telah digunakan lebih dari dua dekade memiliki keterbatasan lewat strukturnya yang berporos dan tidak beraturan, sehingga berpotensi memicu respons imun berlebihan pada sebagian orang. Dari titik itulah para ilmuwan mengubah pendekatan PLLA, dari yang semula bekerja lewat respons inflamasi menjadi bekerja lewat jalur regenerasi yang jauh lebih terkontrol. Lewat teknologi bioengineering, struktur PLLA dimodifikasi dengan geometri mikrosfernya dibuat seragam, sementara porositasnya diminimalkan.

FOTO: COURTESY OF NORDBERG MEDICAL

Hasil investigasi praklinis menggunakan sampel bedah dan kultur sel fibroblast menunjukkan tanda-tanda regeneratif yang muncul sejak hari pertama hingga hari ketiga, dengan efek samping yang tercatat mayoritas ringan dan bersifat sementara. Peningkatan signifikan pada kadar prokolagen tipe I C-terminal propeptida (P1CP) turut mendukung indikasi terjadinya produksi kolagen baru yang aktif. Teknologi ini kemudian dipatenkan dengan nama Lasynpro™, dan digunakan dalam injeksi medis ber-CE-marked bernama Juläine™ of Sweden.

FOTO: COURTESY OF NORDBERG MEDICAL

Juläine™ sendiri merupakan bio-aktivator kulit berbasis asam laktat yang dirancang untuk mengaktifkan produksi kolagen secara alami. Formulanya memanfaatkan mikrosfer yang sangat seragam agar dapat terintegrasi mulus ke dalam kulit. Pendekatannya tidak berfokus pada perubahan dramatis atau instan, melainkan hasil yang tahan lama dan tampak alami, bekerja bertahap mengikuti ritme regenerasi kolagen tubuh sendiri.

FOTO: COURTESY OF NORDBERG MEDICAL

Juläine™ hanya tersedia di klinik estetika medis, dan disuntikkan oleh dokter yang telah terlatih dan berpengalaman. Saat ini, Juläine™ telah tersedia dan teregistrasi secara legal di lebih dari 35 negara di dunia dan kini resmi hadir di Indonesia salah satunya lewat kemitraan bersama klinik Bmderma, Jakarta. 

BACA JUGA: Menyimak 4 Tren Dari Dunia Kecantikan untuk Tahun 2026

Perbedaan Treatment dan Facial: Mana yang Tepat untuk Kebutuhan Kulit Anda?

(Penulis: Graceilla Alexandra; Foto: Courtesy of Nordberg Medical)