Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Coba 7 Tips Detoks Digital Ini di Rumah!

Janganlah menjadi budak layar.

Coba 7 Tips Detoks Digital Ini di Rumah!

Kita semua pernah mengalami ini, sedang jam 11 malam dan Anda tidak dapat menghentikan diri sendiri untuk meng-scroll Instagram atau memeriksa newsfeed selama makan malam keluarga. Sebuah studi oleh Ofcom mengungkap jika 60% orang-orang dewasa di Inggris "terkait" dengan internet dan satu-tiga menemunkan jika sulit untuk memutuskan hubungan. Jika Anda berpikir Anda memerlukan detoks digital segera, berikut adalah beberapa cara sederhana yang dapat Anda coba.

1. Coba aplikasi baru

Ya, ini terdengar kontra produktif untuk tetap menggunakan telepon Anda dalam rangka ingin mengurangi ketergantungan terhadap teknologi, namun Space App didesain untuk membantu pemakai mengerti penggunaan telepon mereka, menghentikan adiksi terhadap telepon, dan untuk mencari keseimbangan pemakaian telepon.

Diunduh dan dicintai oleh jutaan orang di seluruh dunia, Space akan menolong Anda untuk mengontrol perangkat Anda sehingga Anda dapat "menghubungkan rasa ingin tahu". Aplikasi ini merupakan program pengubah prilaku yang didesain untuk menolong Anda berpikir tentang bagaimana Anda menggunakan telepon dan bagaimana berdampak untuk hidup Anda.

Aplikasi Freedom juga mempersilakan Anda untuk blok situs-situs yang paling mendistraksi Anda pada smart phone atau komputer agar membantu Anda untuk fokus.




2. Matikan notifikasi

Matikan notifikasi mendesak Anda. Universitas Oxford mempublikasikan sebuah tulisan pada kesehatan digital dan menemukan bahwa problematika pengguna smart phone difasilitasi oleh karakteristik teknologi termasuk frekuensi dari tanda notifikasi dan pesan-pesan. Aplikasi-aplikasi populer seperti Facebook, didesain memang untuk meningkatkan jumlah orang agar menghabiskan waktu kepadanya. 

Anda mungkin berpikir jika Anda terus diberi informasi dan berita terbaru dengan secara konstan menerima pemberitahuan tentang apa yang terjadi di seluruh dunia, namun praktek ini ternyata juga mendistraksi. 

Jika Anda merasa diinterupsi oleh notifikasi setiap dua atau tiga kali dalam satu jam (dan dalam beberapa kasus lebih) makan Anda tidak pernah secara benar fokus akan pekerjaan Anda dan akan menemukan diri Anda menggapai telepon dari waktu ke waktu.

Awali detoks digital di rumah dengan mematikan sebanyak mungkin notifikasi yang dapat Anda abaikan.


3. Coba bebas teknologi saat istirahat makan siang

Rancang 1 jam dalan sehari ketika Anda tidak akan mengecek atau menggunakan telepon. Banyak orang memiliki perasaan 'telanjang' tanpa smart phone mereka. Menurut pernyataan Nielsen kepada media: Laporan Sosial Media, 3 orang di antara 18 dan 24 tidak akan pergi ke kamar tanpa smartphone mereka.

Jika Anda memiliki satu jam sehari yang menjadi patokan tantangan Anda untuk tidak mengecek telepon, misalnya yang mudah saat isitirahat makan siang, Anda secara bertahap akan merasa tidak memerlukannya selamanya, Anda akan menemukan mudahnya mengurangi frekuensi mengecek telepon dan juga dapat merasa rileks tanpa harus ada telepon yang mengalihkan Anda.



4. Beli jam alarm

Penggunaan smart phone dapat menjadi sangat bermasalah ketika cahaya biru dari layar menginterupsi pola tidur kita, (tidak bermaksud kulit kita. Ahli dermatologi dr. Stefanie Williams menerangkan bahwa jika kita terekspos jumlah cahaya biru secara signifikan pada malam hari, Anda akan merasa lebih sulit tertidur. Hal itu dikarenakan cahaya biru berdampak pada level melatonin, yakni hormon tidur kita.

"Awali detoks digital dengan membuat kamar tidur jadi zona bebas teknologi. Ini sangatlah mudah, ketika banyak dari kita menggunakan smart phone sebagai jam alarm. Cara membenarkannya yang mudah? Belilah sebuah jam alarm. Ini artinya Anda tidak perlu meletakkan telepon di samping tempat tidur Anda, secara automatis akan mengurangi keinginan untuk scrolling Instagram sebelum Anda pergi tidur.




5. Ganti mode tampilan layar Anda

Ubah layar Anda menjadi mode abu-abu. Ini akan terdengar sebagai sebuah saran yang aneh tapi, bagian dari efikasi telepon kita dan apa yang membuat kita begitu adiktif adalah warna-warna terang (pernah bermain Candy Crush?)

Mantan Design Ethucist di Google dan pemilik Time Well Spent, Tristan Harry, mengusulkan untuk mengubah telepon ke mode grayscale pada pengaturan, ini tidak akan menyembuhkan adiksi pada perangkat Anda, namun beberapa aplikasi seperti Snapchat akan secara automatis menjadi jauh tidak menarik saat mode hitam dan putih dibandingkan berwarna, dan ini dapat menjadi detoks digital.

Ubah menjadi greyscale akan mengurangi penggunaan telepon


6. Beli notebook yang cantik

Dengan menulis singkat di atas kertas dibanding lewat telepon, Anda tidak hanya mengurangi waktu menggunakan perangkat Anda, namun Anda juga mempermudah diri Anda untuk mengingat pekerjaan-pekerjaan. Dalam sebuah tulisan pada jurnal Psychological Science pada bulan April, telah ditemukan bahwa murid-murid yang menulis notes di atas kertas lebih baik menjawab pertanyaan yang diajukan dosennya dibanding murid pengguna laptop, karena dengan menulis sesuatu mempersilakan otak untuk memproses informasi.

Smythson Inspiration dan Ideas notebook


7. Gunakan peraturan satu layar

Perkenalkan 'peraturan satu layar'. Singkatnya saat menonton TV, sembunyikan smart phone atau matikan dan hanya fokus pada satu gadget saja dalam satu waktu. Sisi teknologi kita telah mampu memberi tempat di mana banyak orang menggunakan dua sampai tiga layar secara bersamaan dengan pencapaian yang mudah. (Siapa yang belum pernah menonton Netflix sembari scrolling Instagram pada saat bersamaan?)

Cobalah untuk fokus kepada satu tipe teknologi, ini mungkin bukan detoks yang sepantasnya, namun membiarkan Anda sendiri hanya berkonsentrasi pada satu saja akan membantu Anda menyingkirkan perasaan resah dan kegelisahan yang disebabkan oleh teknologi berlebihan.


(Penulis: Natalie Salmon; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Erica Arifianda; Foto: Courtesy of Bazaar UK)