Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Apakah Anne Hathaway Sedang Menuju EGOT?

Ia sudah memenangkan Emmy dan Oscar, mungkinkah Mother Mary menjadi kunci untuk Grammy?

Apakah Anne Hathaway Sedang Menuju EGOT?
Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Di era multi-talenta seperti sekarang, kita sudah terbiasa melihat bintang pop menjajal layar lebar demi tantangan baru, sekaligus mengejar status diva yang lebih luas. Lady Gaga melakukannya, Whitney Houston melakukannya, begitu pula dengan David Bowie. Namun, perjalanan dari aktor ke musisi memiliki tantangannya sendiri. Meski musiknya sering menemukan audiens setia dan bahkan status kultus, kesuksesan arus utama serta penghargaan yang menyertainya tidak selalu mudah diraih.

BACA JUGA: Anne Hathaway Memadukan Seni dan Sains Lewat Gaun Iris van Herpen yang Memukau

Kecuali jika Anda adalah Anne Hathaway. Aktris yang dianggap sebagai salah satu terbaik di generasinya ini kini membintangi Mother Mary, film karya David Lowery, sebagai seorang bintang pop yang berada di ambang comeback dengan segala risiko yang dipertaruhkan. Dan tentu saja, menjadi bintang pop berarti membutuhkan lagu-lagu yang kuat. Lowery pun menggandeng dua arsitek musik pop masa kini, Jack Antonoff dan Charli XCX, untuk menulis musik dalam film tersebut.

Tujuh lagu yang dirilis dalam album Mother Mary: Greatest Hits, kini tersedia di berbagai platform streaming, menghadirkan nuansa dark club dengan lirik spiritual yang berada di antara sakral dan profan. Sulit membedakan lagu-lagu ini dengan karya musisi profesional lainnya, karena memang ditulis oleh para musisi ternama. FKA Twigs juga turut berkontribusi lewat lagu “My Mouth is Lonely for You.”

Meski beberapa bulan lalu ia sempat mengatakan kepada Harper’s Bazaar bahwa ia tidak pernah membayangkan menjadi bintang pop, Anne justru menyanyikan seluruh lagu dalam album tersebut dan terdengar sangat meyakinkan.

“Saya ingat pernah berkata pada diri sendiri bahwa saya mungkin tidak akan pernah menjadi penari, dan kemampuan bernyanyi saya biasa saja, jadi saya tidak akan menjadi vokalis bintang. Karena itu, saya menyingkirkan opsi menjadi bintang pop sejak awal,” ujarnya.

Namun, komitmen Anne terhadap peran membuatnya menjalani proses latihan intensif dan bekerja langsung dengan Antonoff untuk menemukan karakter “bintang pop”-nya. Dalam prosesnya, ia bahkan harus melepaskan pendekatan perfeksionis yang selama ini membawanya ke puncak karier.

“Saya belum pernah benar-benar memahami seni yang berbasis ‘vibe’ sebelumnya,” ungkapnya kepada The New York Times. “Bagi saya, akting dan pembuatan film berasal dari pendekatan yang sangat berbeda. Saya bahkan menyadari bahwa saya tidak tahu cara bernyanyi ke mikrofon karena terbiasa dengan teknik panggung yang membutuhkan proyeksi suara. Musik pop justru sebaliknya, terasa effortless, dan itu bukan zona nyaman saya.”

Inspirasi pribadinya juga berperan besar dalam transformasi ini. Dalam sebuah wawancara, Anne menyebut “Mount Rushmore” diva pop versinya, yaitu Tori Amos, Fiona Apple, Björk, dan Beyoncé. Kombinasi teatrikalitas, kerentanan, eksperimen, dan dorongan untuk mencapai kesempurnaan membuat penampilannya di Mother Mary terasa begitu kuat.

Pertanyaannya, apakah The Recording Academy akan mengapresiasi usahanya dengan nominasi Grammy, setelah sebelumnya ia tidak mendapatkan pengakuan untuk “I Dreamed a Dream” dalam Les Misérables tahun 2012? Hathaway telah memenangkan Academy Award untuk peran tersebut dan juga meraih Emmy berkat penampilannya di The Simpsons.

Jika ia berhasil meraih Grammy, maka status EGOT bukan lagi hal yang mustahil. Mengingat ia memulai karier di teater, bukan tidak mungkin suatu saat ia juga meraih Tony Award. Sementara itu, Anda sudah memiliki deretan lagu baru untuk dinikmati.

BACA JUGA:

Anne Hathaway Mengenakan Gaun Tuxedo yang Didekonstruksi di Pemutaran Perdana The Devil Wears Prada 2 di London

Anne Hathaway Mengubah Pendekatan Method Dressing-nya untuk Memulai Tur Pers Film 'Mother Mary'

(Penulis: Laia Garcia-Furtado; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)