April ini, King Charles III dan Queen Camilla akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk kunjungan kenegaraan yang diselenggarakan oleh Donald Trump. Menariknya, ini akan menjadi kunjungan resmi pertama Charles ke AS, sekaligus perjalanan pertamanya sejak ia menjadi raja pada September 2022. Selama berada di luar negeri, ia juga dijadwalkan mengunjungi Bermuda, yang akan menjadi perjalanan pertamanya ke wilayah luar negeri Inggris sejak naik takhta.
Meski jadwal lengkap perjalanan ini belum dikonfirmasi, satu hal yang sudah pasti adalah Charles tidak akan bertemu dengan putra bungsunya, Prince Harry, selama berada di Amerika Serikat.
Menurut laporan dari People, seorang sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan menyebutkan bahwa jadwal Charles dan Camilla akan sangat padat sehingga tidak memungkinkan adanya agenda tambahan.
Hubungan antara King Charles III dan Prince Harry sendiri memang diketahui cukup rumit sejak tahun 2020.
“Dalam kunjungan kenegaraan, setiap menit sudah dijadwalkan dengan sangat ketat, terutama ketika sang raja bepergian sebagai tamu resmi kepala negara,” ujar sumber tersebut. “Harry memahami situasinya dan juga tidak akan meminta hal tersebut dalam kondisi seperti ini.”
Berdasarkan pernyataan dari Donald Trump, Charles dan Camilla akan berada di Amerika Serikat pada 27 hingga 30 April. Dalam kunjungan tersebut, mereka dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih pada 28 April.
Kunjungan ini berlangsung setelah presiden AS tersebut bersama istrinya, Melania, melakukan kunjungan kenegaraan kedua ke Inggris pada September lalu, menjadikannya presiden pertama yang diundang ke Istana Buckingham sebanyak dua kali.
Menariknya, pada bulan yang sama, Prince Harry sempat bertemu kembali dengan ayahnya untuk pertama kalinya setelah 18 bulan, saat ia melakukan perjalanan ke Inggris untuk menghadiri sejumlah agenda, termasuk WellChild Awards dan kunjungan ke makam Queen Elizabeth II dalam rangka peringatan wafatnya.
Meski hubungan antara Harry dan ayahnya sempat merenggang sejak ia dan istrinya, Meghan Markle, mundur dari peran senior sebagai anggota kerajaan pada 2020, tampaknya keduanya kini mulai berusaha memperbaiki hubungan tersebut.
Musim panas lalu, ayah dan anak ini mengambil langkah penting ketika perwakilan Harry bertemu dengan sekretaris komunikasi sang raja untuk mencari jalan rekonsiliasi. Seorang sumber mengatakan kepada People, “Ini adalah langkah positif. Ada optimisme bahwa hubungan ini bisa terus diperbaiki.”
BACA JUGA:
Raja Charles Bereaksi atas Penangkapan Mengejutkan Saudaranya, Andrew: "Hukum Harus Ditegakkan"
Raja Charles Buka London Fashion Week dengan Kehadiran Langka di Barisan Depan
(Penulis: Joel Calfee; Artikel disadur dari BAZAAR US; Alih bahasa: Alisa Putri Ramadhina; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
