Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Ratu Dikabarkan Akan Pindah secara Permanen ke Windsor Castle dan Inilah Alasannya

Tempat tersebut telah menjadi tempat tinggal permanennya sejak dirinya bertakhta pada tahun 1953. 

Ratu Dikabarkan Akan Pindah secara Permanen ke Windsor Castle dan Inilah Alasannya

Kemarin, pemakaman Pangeran Philip telah dilangsungkan, tepatnya pada Sabtu 17 April di Kapel St George di Windsor Castle. Duke of Edinburgh telah menghembuskan nafas terakhirnya pada 9 April silam pada usia 99 tahun.
 
Menurut sebuah majalah ternama di Inggris, Ratu akan meninggalkan Istana Buckingham, yang telah menjadi kediaman resminya sejak 1953 dan tempat di mana ia melahirkan Pangeran Charles dan Pangeran Andrew. Menurut laporan tersebut, meskipun Ratu masih akan menghabiskan musim panas di Balmoral Castle di Skotlandia dan natal di Sandringham House, staf kerajaan telah diberitahu bahwa ia diperkirakan akan pindah secara permanen ke Windsor Castle. 
 
Tampaknya, Windsor memiliki makna khusus bagi Ratu, yaitu lokasi di mana Pangeran Philip, suaminya selama 73 tahun, dimakamkan. Selain itu, di sanalah pasangan kerajaan tersebut menghabiskan setiap Paskah bersama, sebelum memilih untuk mengisolasi diri di sana setelah lockdown pertama diumumkan pada Maret 2020 silam.
 


 
 Sebelum hadirnya pandemi Covid-19, sebagian besar waktu Duke of Edinburgh dihabiskan di pondok Wood Farm di perkebunan Sandringham, sementara Ratu tinggal di Istana Buckingham karena komitmen akan pekerjaannya. Namun, ketika pembatasan lockdown dibuka kembali pada November 2020, Pangeran Philip kembali ke Windsor Castle untuk menghabiskan masa tersebut bersama dengan Ratu, di mana keduanya merayakan ulang tahun pernikahan ke-73 di sana pada tanggal 20 November. Menurut sebuah media online, masa lockdown adalah momen yang menyenangkan bagi pasangan kerajaan tersebut karena mereka dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama, yaitu dengan menikmati jalan-jalan harian di sekitar taman pribadi dan makan bersama setiap malamnya. 
 

 
Pemakaman Pangeran Philip, yang berlangsung kemarin, dengan mematuhi segala protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku. Hal tersebut membuat pihak kerajaan membatasi jumlah tamu undangan, yaitu hanya sebanyak 30 orang, di mana sebelumnya telah diperkirakan bahwa 800 pelayat akan hadir. Dampak lain dari aturan Covid-19 tersebut adalah bahwa Ratu harus duduk sendiri selama kebaktian kapel, karena pelayat diharuskan duduk berjarak dua meter dari siapa pun yang tidak tinggal di rumah atau sekitar mereka.
 
(Penulis: Lucy Morgan; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih Bahasa: Fatimah Mardiyah; Foto: Courtesy of Bazaar UK)