Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Mengulik Presentasi Hermès Yang Digelar Dengan Apik di 3 Benua Berbeda

Tiga kota berbeda yaitu Paris, New York, Shanghai menjadi saksi koleksi Hermès yang tak mengenal batas.

Mengulik Presentasi Hermès Yang Digelar Dengan Apik di 3 Benua Berbeda

Rumah mode Hermès kembali membuktikan betapa pandemi tak menghalangi kreativitas dan kemampuan mereka untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik. Dibuktikan lewat sebuah presentasi yang digelar di tiga kota dan benua berbeda yaitu di New York, Shanghai, dan Paris.

Diawali oleh sekumpulan penari yang diarahkan oleh koreografer Madeline Hollander yang bertempat di Armory Show, New York, terlihat menari dalam balutan busana serba hitam yang menginterpretasi koleksi rancangan Nadège Vanhee-Cybulski. Kemudian, presentasi berganti fokus ke Paris yang mana para model berjalan mengelilingi instalasi yang merupakan susunan kotak oranye ikonis sang rumah mode. Sebelum akhirnya berpindah ke Shanghai, yang mana para penari menari dalam arahan koreografer Gu Jiani.

Keseluruhan penampilan teatrikal tersebut adalah cara rumah mode Hermès menyampaikan filosofi koleksi yang ingin mengembuskan nyawa kepada setiap busana di koleksi ini lewat tarian penuh arti. Lewat keseluruhan presentasi, sang rumah mode juga ingin menceritakan imaji mempersatukan ketiga benua menjadi satu rangkaian di tengah situasi seperti tahun ini. Yang mana banyak orang merasakan dampak dari perpisahan dan kesulitan untuk menyambangi satu sama lain. Sehingga dengan menyatukan ketiga benua di presentasi ini, para penonton dapat merasakan dunia yang ideal dari perspektif tahun 2021.

Kepiawaan direktur kreatif Nadège Vanhee-Cybulski dalam menciptakan busana modern, bergaris subtil, namun mewah kembali terpampang di setiap look yang menjadi bagian dari koleksi. Busana basic menjadi fokus utama yang dielevasi oleh talenta sang desainer menjadi suatu pakaian mahal dengan potongan tailored yang tiada dua. Selain mengupayakan busana basic yang tentunya dapat mengakomodasi setiap langkah di kota New York, Paris, hingga Shanghai. Nadège Vanhee-Cybulski tak lupa menguji bakatnya dalam menciptakan busana sensual dan feminin yang seketika tampak seperti mahakarya ketika diinfusi nyawa sang pemakai.

 
Motif bordir yang cermat, potongan tailored yang presisi, material prestisius berkualitas tinggi, dan jahitan dengan hasil akhir yang apik seluruhnya dapat ditemukan di koleksi ini. Sementara untuk aksesori, proporsi jinjingan dengan struktur lentur tampak dominan. Beberapa aksesori yang tampak menonjol adalah tas Birkin, tas selempang untuk menyimpan perangkat gawai, tas genggam dari pola tas Birkin yang dibentuk dari gabungan bahan kulit dan kanvas, gelang kulit yang dilengkapi rantai bersambung hingga sepatu boots knee high.

Berikut adalah look pilihan Bazaar dari koleksi Hermès musim gugur/dingin 2021.

(FOTO: Courtesy of Hermès)