Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Anthony Vaccarello Resmi Hengkang dari Saint Laurent

Rumor tersebut akhirnya terkonfirmasi. Peragaan koleksi Spring 2027 menandai berakhirnya perjalanan transformatif Vaccarello selama satu dekade bersama rumah mode asal Prancis tersebut.

Anthony Vaccarello Resmi Hengkang dari Saint Laurent
Foto: Courtesy BAZAAR US

Mengonfirmasi rumor yang telah beredar luas, Saint Laurent secara resmi mengumumkan bahwa Anthony Vaccarello akan mengakhiri kiprahnya sebagai direktur kreatif, menutup perjalanan transformatif selama satu dekade bersama rumah mode asal Prancis tersebut.

BACA JUGA: Saint Laurent Kumpulkan Para Bintang di Show Menswear Summer 2027-nya di Paris

Beberapa hari sebelumnya, Anthony mempersembahkan koleksi yang kini menjadi penutup perjalanannya bersama Saint Laurent, di bawah kemegahan lampu gantung emas berukuran monumental dan siluet Menara Eiffel yang berkilauan. Spekulasi mengenai kepergiannya telah ramai diperbincangkan, bahkan menjadi salah satu hal yang dibawa para tamu saat menghadiri peragaan tersebut. Tampaknya, hal itu juga berada dalam benak Anthony. Koleksinya didominasi rona emas berkilau, dengan pengecualian beberapa gaun organza hitam yang merujuk pada koleksi Rive Gauche Saint Laurent tahun 1991.

Namun, tak ada kilau emas yang abadi. Rangkaian tampilan tersebut seolah merangkum warisan Anthony selama memimpin rumah mode ini. Ia senantiasa menghormati visi Yves Saint Laurent dengan merujuk kembali pada gagasan dan desain orisinal sang pendiri, kemudian mengolahnya melalui perspektif khasnya yang kuat, tajam, dan bahkan berani.

Foto: Courtesy BAZAAR US
Saint Laurent Spring 2027

Anthony Vaccarello lahir di Belgia pada 1982 dari orang tua berdarah Sisilia. Ia mengawali pendidikannya dengan mempelajari hukum sebelum beralih mendalami seni patung di sekolah seni La Cambre, Brussel. Setelah lulus, ia meraih penghargaan mode di Festival Hyères pada 2006, yang juga pernah diberikan kepada desainer seperti Julien Dossena dan Felipe Oliveira Baptista. Ia kemudian pindah ke Roma untuk memulai kariernya di industri mode bersama Fendi di bawah arahan Karl Lagerfeld.

Pada 2009, Anthony mendirikan label dengan namanya sendiri bersama pasangan hidup sekaligus sesama desainer, Arnaud Michaux. Dua tahun berselang, ia memenangkan penghargaan mode ANDAM. Melalui label tersebut, Anthony mulai membangun identitas desainnya sendiri sekaligus menarik perhatian industri, salah satunya lewat gaun sutra Anja Rubik dengan potongan diagonal di bagian dada dan belahan tinggi hingga pinggul yang dikenakan pada Met Gala 2012.

Pada 2013, Donatella Versace menunjuk Anthony untuk memimpin Versus, lini difusi Versace. Tiga tahun kemudian, ia dipercaya menjabat sebagai direktur kreatif Saint Laurent, menggantikan Hedi Slimane.

Foto: Courtesy BAZAAR US
Anja Rubik mengenakan Anthony Vaccarello di the Met Gala 2012

Di tengah era pergantian direktur kreatif yang silih berganti, ketika para penerus kerap dihadapkan pada tantangan merangkai kembali kode desain rumah mode yang diwariskan pendahulunya, Anthony berhasil menghadirkan visi yang begitu jelas bagi Saint Laurent. Ia mengambil warisan Yves Saint Laurent yang memadukan estetika androgini dan gaya borjuis, sebagaimana tercermin dalam tuxedo perempuan ikonik Le Smoking, lalu menerjemahkannya menjadi feminitas bergaya garçon yang tegas seperti zirah.

Foto: Courtesy BAZAAR US
Bella Hadid berjalan untuk perhelatan Saint Laurent Fall 2026

Karakter desain Anthony hadir melalui permainan proporsi yang khas. Siluet yang ia bangun untuk Saint Laurent menampilkan bahu persegi dengan volume dramatis, berpadu dengan celana ramping berpotongan setajam bilah pisau dan rok pensil. Perpaduan tersebut kerap dilengkapi perhiasan berkarakter kuat serta sepatu hak tinggi berujung runcing. Hasilnya adalah interpretasi feminitas yang memancarkan kekuatan dan ketegasan tanpa kehilangan sisi kewanitaannya.

Dalam pendekatan desainnya, Anthony tidak pernah berlebihan. Ia kerap memilih sejumlah gagasan spesifik dari perjalanan dan warisan Saint Laurent, kemudian mengembangkannya menjadi koleksi yang utuh dan kohesif. Untuk koleksi Fall 2026, ia menghadirkan rangkaian busana yang terbagi antara setelan celana berwarna gelap—sebagai perayaan 60 tahun Le Smoking—serta gaun renda berlapis silikon yang membalut tubuh dan setelan rok senada.

Pada musim sebelumnya, ia mengeksplorasi berbagai interpretasi jas hujan dengan bahu tegas dan gaun pesta berbahan nilon dengan rok bervolume lebar. Melalui pendekatannya yang khas dan tak konvensional, Anthony juga konsisten mengeksplorasi sensualitas. Ia memainkan batas antara tertutup dan terbuka, menghadirkan kilasan kulit yang kontras dengan material seperti kulit dan renda.

Foto: Courtesy BAZAAR US
Saint Laurent Spring 2016

Foto: Courtesy BAZAAR US
Hailey Bieber, Zoë Kravitz, Charli xcx, and Rosé menghadiri Saint Laurent Spring 2026.

Sepanjang kiprahnya, Anthony berhasil merangkul deretan duta perempuan, figur inspiratif, dan sahabat rumah mode yang begitu berpengaruh. Hailey Bieber, Zoë Kravitz, Rosé, Chloë Sevigny, Charlotte Gainsbourg, dan sejumlah nama lainnya tampil dalam kampanye Saint Laurent sekaligus memadati peragaan busananya yang sinematik.

Warisan Anthony di Saint Laurent juga melampaui panggung peragaan. Pada 2023, ia mendirikan Saint Laurent Productions sebagai wadah untuk mendukung karya para sineas independen. Melalui inisiatif ini, Anthony turut memproduseri film Emilia Pérez pada tahun yang sama, bersama sejumlah film berskala lebih kecil.

Kering, perusahaan induk Saint Laurent, belum mengumumkan sosok yang akan menggantikan Anthony, tetapi menyatakan bahwa pengumuman tersebut akan segera disampaikan. Anthony sendiri juga belum mengungkap rencana selanjutnya. Meski demikian, ia memiliki banyak alasan untuk mengenang satu dekade kepemimpinannya dengan bangga. Di bawah arahannya, sosok perempuan Saint Laurent tampil dengan identitas yang semakin kuat dan gaya yang begitu terdefinisi.

BACA JUGA:

Sepatu Terbaik di Paris Fashion Week Hadir dengan Sentuhan Dramatis

Mengenal Lebih Dekat Anthony Vaccarello, Direktur Kreatif Terbaru YSL

(Penulis: Camille Freestone; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)