Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Mengintip Lebih Dekat Koleksi John Galliano untuk Zara

Sang desainer menafsirkan kembali arsip merek tersebut menjadi sesuatu yang sepenuhnya miliknya.

Mengintip Lebih Dekat Koleksi John Galliano untuk Zara
Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Tahun ini menjadi perjalanan yang penuh perubahan bagi John Galliano. Pada Maret lalu, sang desainer, yang dianggap sebagai salah satu desainer paling berbakat yang masih berkarya, mengumumkan kerja sama kreatif dengan fashion retailer global Zara. Pada musim panas, Met secara resmi menunjuknya sebagai tokoh yang akan dihormati dalam pameran tahunan Costume Institute dan gala, sebelum kemudian membatalkannya satu bulan setelah pengumuman tersebut di tengah meningkatnya penolakan terhadap sejumlah tindakan antisemit dan anti-Asia yang pernah dilakukannya dan telah terdokumentasi sebelumnya. Kini, kolaborasinya dengan fashion retailer global tersebut akhirnya terwujud melalui koleksi bertajuk Re{form}.

BACA JUGA: John Galliano Mengumumkan Kemitraan Kreatif dengan Zara

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Nama tersebut merujuk pada pendekatan yang digunakannya. John menggali arsip Zara dan menafsirkan kembali “archetypes” mereka, yang mungkin dianggap sebagai pakaian dasar oleh kita, seperti gaun slip atau kemeja berkancing, ke dalam bentuk-bentuk yang fantastis. Ia membawa keahliannya dalam couture untuk mengolah kembali berbagai siluet tersebut dengan material baru. Sebuah rok khaki dikerutkan dan diikat menjadi detail asimetris yang hampir menyerupai bentuk bunga. Bagian atas mantel wol dipotong secara tidak beraturan pada bagian dada, lalu menjuntai menjadi lapisan tulle yang dilengkapi pita bulu imitasi pada bagian tulang kering. Dari depan, rok lainnya tampak seperti siluet pensil berbahan wol kotak-kotak tradisional, tetapi ketika dilihat dari belakang, seperempat bagian gaun slip dengan tepian renda terlihat.

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Bagian pertama koleksi ini bersifat tanpa gender dan mengeksplorasi salah satu motif favoritnya, yaitu “Les Incroyables and Les Merveilleuses”, yang dalam siaran pers disebut sebagai “para pesolek dan diva pemberontak di Prancis pascarevolusi”. Tema tersebut merupakan penghormatan terhadap koleksi kelulusan John dari Saint Martins pada 1984 dengan nama yang sama. Karyanya di Christian Dior menjadi referensi yang paling jelas. Tema-tema tersebut kerap muncul dalam koleksinya dari 1996 hingga 2011. Ia juga memberikan penghormatan terhadap era Margiela yang menyusul setelahnya, khususnya koleksi Artisanal 2024 yang terkenal, melalui gaun transparan berbahan jaring yang dihiasi pita dan mawar tulle, kemudian dikenakan di atas gaun slip warna merah muda lembut dengan potongan bias-cut.

Keseluruhan koleksi membawa karakter jenaka dekonstruksionis John. Hal tersebut terlihat pada busana sederhana seperti celana hitam dari arsip yang diolah kembali menjadi celana berpinggang tinggi bergaya Napoleon, hingga busana yang jauh lebih rumit seperti gaun slip dari arsip yang diubah menjadi gaun dengan garis empire berbahan renda katun rose-gold dengan cetakan foil, dilengkapi lengan mengembang dengan potongan vinyl berbentuk bintang. Koleksi ini bahkan mencakup sepatu. Perhatikan sepatu boots “winklepickers” dengan ujung memanjang. Koleksi ini juga mencakup tas. Desain tas tangannya yang diberi nama “Trichic” hampir menyerupai kantong sampah, berupa kantong dari kulit paten hitam atau kulit metalik yang dilengkapi tali rantai.

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Bahkan jika situasi politik saat ini tidak begitu penuh gejolak, perilisan koleksi ini tetap menjadi momen yang dramatis karena kondisi pasar kolektor. Busana vintage karya John belakangan ini memiliki harga yang sangat tinggi. Ketika pengusaha sekaligus sosialita Mona Ayoub melelang koleksi pribadi Dior miliknya awal tahun ini, satu-satunya barang yang terjual dengan harga di atas 100.000 euro, dan jumlahnya mencapai 18, berasal dari era John. Beberapa di antaranya bahkan terjual dengan harga lebih dari 600.000 euro. Bandingkan dengan koleksi Zara yang dibanderol mulai dari $29,90 hingga $999, dan kemungkinan besar tidak satu pun dari busana tersebut akan bertahan lama di pasaran.

Koleksi ini akan diperkenalkan melalui sebuah instalasi yang dapat dikunjungi berdasarkan janji temu melalui zara.com di Hôtel Particulier selama Paris Fashion Week. Koleksi ini akan tersedia untuk dibeli secara global mulai 1 Oktober.

BACA JUGA:

16 Momen Terbaik John Galliano di Maison Margiela

10 Kolaborasi Terbaik Sepanjang Masa Kim Kardashian dan John Galliano

(Penulis: Camille Freestone; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)