Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Perayaan Empat Dekade Perjalanan Adrian Gan Dalam Potret Eksklusif

Surealisme dan romantisme berpadu dengan warisan budaya Indonesia dalam koleksi Séance.

Perayaan Empat Dekade Perjalanan Adrian Gan Dalam Potret Eksklusif
Layout: Alyanda Khalesha

Desainer Adrian Gan merayakan 40 tahun perjalanan kreatifnya melalui koleksi terbaru bertajuk Séance, sebuah pertemuan simbolis antara memori, imajinasi, dan identitas artistik yang ia bangun sejak awal karier. Dalam rancangannya, elemen elegan era Victorian, citra Gothic, nilai visual surealisme, keanggunan romantisme, serta kekuatan akar budaya Indonesia dipadukan dengan indah dan anyar. Siluet irregular dan motif khas tanah air seperti wayang hingga reinterpretasi batik pun dihadirkan, bersanding dengan rancangan timeless penuh dengan keahlian artistik.

BACA JUGA: Puncak Perjalanan Empat Puluh Tahun Adrian Gan

Melalui bidikan Davy Linggar dan diarahkan oleh Michael Pondaag, Fashion Director Harper’s Bazaar Indonesia, sesi pemotretan ini dihadirkan untuk menangkap esensi koleksi Adrian Gan dalam rangkaian visual. Setiap potret dirangkai melalui komposisi yang terasa puitis dan berkarakter.

Simak digital fashion spread bertajuk Echoes of Heritage, yang merangkum gagasan koleksi terbaru persembahan Adrian Gan.

Dalam dialog dua siluet, renda halus dan struktur Victorian berpadu, menciptakan narasi romantisme yang terasa etereal dalam dua ekspresi berbeda.

Gaun bervolume dramatis dengan cape bordir floral menghadirkan keanggunan klasik, sekaligus menyempurnakan interpretasi modern dalam rancangan.

Nuansa estetika nostalgia hadir pada veil crochet, floral tiga dimensi, dan tekstur renda halus menonjolkan keindahan artisanal.

Atasan putih dengan detail fringe menghadirkan kesan teatrikal, sementara gaun hitam bersiluet ramping terasa refined. Keduanya berpadu menciptakan impresi gaya romantisme gelap.

Atasan dengan siluet tegas diperindah motif dramatis, merepresentasikan pertemuan kemewahan ragam hias Nusantara dan kekuatan fashion kontemporer.

Permainan pola dan ragam hias pada jaket patchwork menciptakan keanggunan eksentrik dengan sentuhan artistik.

Gaun dengan detail lace di bagian bodice mengembang lembut, memberi sentuhan sensual yang subtil.

Long coat berhiaskan embroidery khas ornamen baroque memancarkan kesan regal, menghadirkan siluet yang terasa megah sekaligus tak lekang oleh waktu.

Atasan tekstur lace dengan potongan fitted menambah nuansa vintage modern, rok bermotif floral menghadirkan kontras halus yang memperkaya keseluruhan siluet.

Gaun dengan detail pleats dan puff sleeves menghadirkan kesan dramatis yang berpadu dengan sentuhan Renaissance modern.
Keseluruhan busana, Adrian Gan.
Sepatu, Yongki Komaladi.
Aksesori, Rinaldy Yunardi
Portfolio ini:
Fotografer: Davy Linggar
Editor Fashion: Michael Pondaag
Model: Maria, Clarita, Reti (Balitar), Chelsea, Nana (Persona Management), Maria (York Models), Mary (Boss Models), Nadya (Future), Olga, Vika, Vera (F Models), Rebecca, dan Putri (Jim Models)
Makeup & hair: Donny Liem
Asisten stylist: Syiffa Pettasere

BACA JUGA:

Fashion Spread Bertajuk Vintage Couture yang Memakai Koleksi Desainer Indonesia dari 10 Tahun Lalu

Mengenal Desainer Indonesia: Adrian Gan