Alicia Keys Ungkap Musik Menolongnya dari Kelamnya New York

“New York tempat saya besar adalah tempat yang sangat kelam dan gelap,” ungkap sang musisi.



Alicia Keys membagikan kehidupan masa kecil dan perjalanan kariernya dalam wawancaranya dengan sebuah media. Peraih 15 piala Grammy, yang baru saja meluncurkan album terbarunya bertajuk Alicia, mengungkapkan bahwa kariernya saat ini bukanlah sesuatu yang ia sangka terjadi padanya ketika ia bertumbuh di New York’s Hell’s Kitchen di era 1980-an.


“Saya adalah orang yang kerap dikucilkan,” ujarnya. “Seseorang yang tidak seharusnya dapat keluar dari Hell’s Kitchen, yang seharusnya menjadi seorang prostitusi, ibu muda di usia 16 tahun atau memiliki adiksi terhadap narkoba. Saya adalah seseorang yang seharusnya berada di tempat yang salah, pada waktu yang salah dan terluka atau bahkan terbunuh.” Melihat kembali pada lagu Empire State of Mind yang menjadi hit besarnya pada 2010, ia mengatakan, “New York tempat saya besar adalah tempat yang sangat kelam dan gelap.”

Distrik kelam New York tempat ia bertumbuh tampak seperti apa yang terlihat di berbagai film, tetapi semua merupakan tempat porno yang tersebar dengan setiap prostitusi di setiap sudut. Saya harus selalu mengenakan sesuatu yang sangat lebar, sangat gelap, harus mengurai rambut saya ke belakang. Saya merasa ketika orang-orang melihat saya, mereka akan menyentuh saya. Sebab itu, saya selalu menjadi sosok yang tomboy – saya tidak pernah mengenakan gaun cantik atau cat kuku, karena saya tidak dapat menggunakan cat kuku dan rambut. Bagi banyak perempuan, keamanan mereka terancam untuk berjalan di jalanan umum.”


Namun beberapa jalan di luar sana, ketika Anda berjalan ke Broadway dan mulai melihat teater-teater ikonis, ada perasaan yang luar biasa dengan berbagai kemungkinan yang ada.” Sang penyanyi menambahkan, “Rasanya tidak dapat dipercaya – kami memiliki lagu yang menggambarkan Kota New York masa kini. Namun, saya ingat pertama kali menampilkan lagu ini di Prancis, saya tidak harus menyanyikannya. Saya mendengarkan audiens bernyanyi untuk saya dan menyadari bahwa ini tidak ada kaitannya dengan New York, tetapi berkaitan dengan harapan. Bahwa Anda memiliki sebuah mimpi dan dapat terwujud.”

Sejak pertama kali menginjakkan kaki di dunia musik pada 2001, Alicia Keys telah menjadi alah satu musisi dengan karya terbaik sepanjang masa.

(Penulis: Alice Howarth; Alih Bahasa: Vanessa Masli; Artikel ini disadur dari BAZAAR UK; Foto: Courtesy of BAZAAR UK)