Proses Nadin Amizah Jatuh Cinta Pada Kata-kata Indah dalam Hidupnya

"Apa yang membuat saya jatuh cinta dengan kata-kata itu adalah bagaimana cara Bunda berbicara ke saya."

Courtesy of Instagram @cakecaine


Berjumpa kembali dengan penonton seri Brunch with Dave Hendrik, pada kesempatan akhir pekan kali ini Dave kembali membawa bintang muda Indonesia yang tidak hanya sangat cantik parasnya, hati, namun juga suaranya. Melalui akun Instagram dengan handle @cakecaine, Nadin Amizah, hadir sebagai bintang tamu dengan topik besar Musik Indonesia di Mata Gen Z.Kepada Dave dan juga penonton Instagram Live akun Harper's Bazaar Indonesia (@bazaarindonesia), Nadin membagikan cerita mengenai antusiasnya bermain dengan kata-kata indah sejak awal kariernya. Namanya memang dikenal dengan puisi luar biasa cantik, yang selalu ia bacakan pada saat dirinya sedang menyanyi ataupun pada bagian takarir di Instagram dirinya. Berbincang mengenai hal tersebut, Nadin membuka proses yang ia lewati sampai dapat merangkai kata-kata yang begitu indah di umurnya yang sekarang telah menginjak 21 tahun. Simak perbicangannya di bawah ini:

"Yang saya mau tahu dari Anda adalah, kok bisa anak seumur kamu jatuh cinta pada kata-kata dan mampu merangkai kata demikian indahnya? Kecintaan Anda pada kata-kata itu mulainya dan ceritanya bagaimana?" tanya Dave.

"Sebelumnya, terima kasih banyak. Kata-kata yang saya rangkai dibilang indah, that is such a blessing. Sepertinya, apa yang membuat saya jatuh cinta sama kata-kata itu adalah bagaimana cara Bunda berbicara kepada saya. Dari dulu, sejak kecil kalau beliau menasihati saya, beliau menasihati dengan banyak susunan kata-kata. Ia tidak memberi tahu bahwa 'tidak boleh ini itu' tapi ia akan berpetuah begitu. Ia akan menceritakan 'dulu Bunda sih seperti ini', dan menurut saya ada sesuatu yang cantik sekali dari bagaimana kata itu dapat menerjemahkan apa yang kita rasakan. Dan saya pikir tidak semua orang punya gambaran bagaimana cara menggunakan kata-kata secara efektif. Saya merasa, bahkan saya pun menulis masih selalu mencari tahu bagaimana caranya bisa menulis lebih indah, supaya apa yang saya rasakan itu bisa terasa ke apa yang saya rasakan di tangan. Kadang bisa 'saya mau tulis apa, tapi yang keluarnya jadi apa' itu menjadi tantangan juga. Tetapi semakin saya banyak belajar, saya jadi ingin bisa mengeluarkan persis yang saya rasakan begitu. Dan sebenernya orang-orang, banyak yang bertanya, 'Anda baca ya? Siapa penulis favoritnya?' Nyatanya adalah saya tidak memiliki fokus untuk membaca terlalu banyak. Saya membaca beberapa buku puisi, tapi tidak banyak buku novel, karena saya mudah bosan anaknya." jelas Nadin dengan semringah.

Nantikan video perbincangan lengkap Dave Hendrik dengan Nadin Amizah dalam episode Brunch with Dave Hendrik yang akan tayang segera di kanal YouTube Harper's Bazaar Indonesia.

(Penulis: Gracia Sharon, Foto: Courtesy of Instagram @bazaarindonesia, @cakecaine)