New York Fashion Week SS 2021 Akan Tetap Berlangsung

CFDA mengumumkan kalender resmi pekan mode New York, namun rencana tersebut masih dalam perencanaan.



New York Fashion Week akan tetap berlangsung dengan format baru. Council of Fashion Designers of America telah merilis line up untuk presentasi musim semi 2021, dengan menggunakan format digital yang akan mengizinkan desainer menggelar presentasi mereka di depan para insan industri mode dan publik. Dinamakan Runway360, platform tersebut merupakan bentuk respons terhadap krisis kesehatan global yang turut memengaruhi industri mode, sehingga trik ini adalah solusi agar 60 desainer yang tergabung dapat menghadapi kesulitan ini bersama-sama.

"Pandemi Covid-19 telah memengaruhi industri mode secara global dan menyerang New York dengan berat," ucap Steven Kolb, CEO CFDA, melalui sebuah rilis. "Pekan mode adalah waktu krisis yang mana brand menjadi kesulitan untuk berhubungan dengan media, retail, dan konsumen, dan kami bangga CFDA menyediakan platform untuk para insan industri mode dengan menciptakan Runway360."

Tentu saja, tradisi biasa yang terdapat di pekan mode New York yakni lokasi show yang terisi penuh, barisan fotografer di berbagai sudut jalanan, dan kemacetan sering diasosiasikan dengan pekan mode New York tak akan terlihat kali ini. Karena untuk menggantikan semua itu, CFDA menyediakan Runway360 dari tanggal 13 September sampai 16, memberikan kesempatan untuk setiap label bisa memamerkan koleksi mereka selama 30 menit. Beberapa nama besar yang akan berpatisipasi termasuk Tom Ford, Jason Wu, Carolina Herrera, Eckhaus Latta, Jonathan Simkhai, LaQuan Smith, Naeem Khan, Nicole Miller, Veronica Beard, dan Zero + Maria Cornejo. Namun tidak semua turut mengikuti format ini.

Beberapa nama yang tidak terdapat di kalender resmi kali ini adalah Michael Kors, Proenza Schouler, Brandon Maxwell, Tory Burch, dan Prabal Gurung, yang masih menunda presentasi mereka sampai Oktober atau setelahnya. Selain mereka, Marc Jacobs memutuskan untuk tidak melansir koleksi musim semi 2021 sama sekali. Tentu, absen yang dilakukan nama-nama tersebut akan menciptakan rasa kehilangan, namun hal itu memberikan kesempatan kepada para desainer baru bisa mengisi slot milik mereka.


"Kami merasa antusias untuk melihat 15 brand yang berpartisipasi di jadwal kali ini, banyak dari mereka akan menggelar presentasi debut mereka, yang mungkin belum memiliki kesempatan untuk memamerkan koleksi mereka tanpa adanya Runway360," tambah Kolb. "Kami juga senang untuk menyorot para talenta pendatang baru ini dari Harlem's Fashion Row, dan mengumumkan kembalinya mereka ke New York Men's Day."

Bahkan dengan jadwal seperti ini, masih belum jelas bagaimana setiap brand akan menggunakan platform ini, karena mereka harus memutuskan trik mereka memamerkan koleksi mereka masing-masing. Tetapi dengan adanya organisasi seperti CFDA yang membantu. Kolb juga memberi konklusi bahwa "Dengan adanya tantangan yang tidak pasti ini dan ketidakpastian industri kita, komunitas mode Amerika sekali lagi bersatu bersama untuk mendukung satu sama lain dan membuktikan kekuatan mereka."

(Penulis: Barry Samaha; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Astrid Bestari; Foto: Courtesy of Bazaar US)