Simak Model Tas Desainer Terbaru di Penghujung Tahun 2020

Tambahkan koleksi jinjingan milik Anda dengan tas lansiran beberapa rumah mode dunia ini yang dapat segera Anda beli di butik terdekat!



Kami yakin sudah banyak penggemar tas desainer yang tidak sabar menunggu jinjingan terbaru yang dapat menambah koleksi aksesori milik Anda.

Tak perlu menunggu lama lagi, saat ini beberapa rumah mode sudah melansir koleksi jinjingan terbaru mereka dengan berbagai variasi model untuk mengkomplementasi tampilan di segala kesempatan.

Beberapa rumah mode yang dapat segera Anda simak wujud jinjingan anyarnya termasuk Chanel, Louis Vuitton, Dior, Gucci, dan banyak lagi. Simak ulasannya berikut ini.


Chanel

Jinjingan klasik dan tak lekang oleh waktu kembali dilansir oleh rumah mode Chanel, kini melibatkan aksentuasi bebatuan yang menciptakan aura megah.

Terbuat dari bahan calf skin serta detail quilted, tas yang merupakan bagian dari koleksi aksesori musim gugur 2020/21 sang rumah mode yang mengusung unsur romantisme akan mengelevasi nuansa glamorama pada tampilan.

Tak hanya hadir dalam format tas selempang dengan tali rantai yang terbuat dari hardware berwarna emas, pilihan jinjingan lainnya yang melibatkan bebatuan juga diciptakan dalam versi tas genggam untuk berpesta. Temukan koleksi tas musim gugur/dingin 2020-2021 di butik Chanel, Plaza Indonesia pada pertengahan bulan Oktober 2020.


Louis Vuitton

Jinjingan yang merupakan bagian dari koleksi kapsul LV Crafty dari Louis Vuitton ini menanamkan ragam unsur penuh penuh pernyataan ke dalam model tas Twist Mini yang selama ini dicintai para penggemar tas desainer.

Mengusung palet warna karamel, gagang tas didesain menggunakan teknik braided sebagai injeksi karakter pembeda, serta disisipkan gantungan charm berupa bentuk monogram Louis Vuitton yang berani dan menonjol.

Bukan hanya dalam versi Twist Mini, jinjingan di dalam koleksi ini yang sekejap dapat menjadi adiksi koleksi jinjingan yang kaya identitas adalah tas LV Crafty Speedy Bandoulière 25. Kulit tas yang didominasi oleh ilustrasi segar dan dinamis serta monogram hitam dan putih dapat menyalurkan kecintaan Anda terhadap monogram ciptaan sang rumah mode yang ikonis.


Dior

Injeksikan nuansa pop ke dalam tampilan dengan menyambut koleksi Dioramour yang mengusung palet warna putih dan merah yang manis dan playful.

Salah satu tas yang dapat menjadi penunjang gaya serta menambah unsur playful dalam tampilan adalah tas 30 Montaigne Dioramour Box, bentuknya yang boxy dengan siluet tegas dan bersih dibubuhi oleh motif polkadot yang penuh semarak. Tas model ini terbuat dari bahan calfskin dengan fitur flap sebagai penutup dan infusi hardware tambahan yang disemir warna emas sebagai penyempurna. Bagian lock yang dihiasi oleh logo CD khas Dior, seketika akan menjadi penarik atensi.

Untuk Anda yang lebih menyukai tas yang dijinjing, Dioramour turut melansir tas seri Lady D-Lite yang mengadopsi bentuk tas Lady Dior yang ikonis namun dalam balutan motif polkadot merah dan putih yang kaya selebrasi.

Tas Lady D-Lite yang disertai dengan tambahan tali dan pegangan sekaligus imbuhan charm berbentuk inisial hurud D, I, O, R, menjadi nilai tambah di tas dengan desain penuh semarak ini.


Bottega Veneta

Setelah menelurkan Padded Casette Bag, Bottega Veneta mengeksplorasi bagian tali tas Casette dan menggantinya dengan rantai emas yang telah menjadi ciri khasnya setelah sang direktur kreatif, Daniel Lee menempati posisinya saat ini.

The Chain Casette yang menggunakan rantai berdiameter tebal serta rata-rata dibalutkan palet warna vibran yang teduh, akan menjadi jinjingan kontras sebagai penunjang tampilan dikarenakan elemen anyam tiada dua yang terdapat di bagian eksterior tas. Yang perlu Anda ketahui dari tas ini adalah material kulit nappa yang dikemas dengan teknik intrecciato, serta desain tas yang diberi fitur flap sebagai penutup dan pelindung isi tas. Temukan juga kompartemen penyimpanan di bagian dalam tas serta imbuhan logo Bottega Veneta di bagian magnet kunci.

Desain minimalis di tas ini cukup versatile untuk digabungkan dengan beragam karakteristik gaya berbeda, terutama bagi para penyuka tampilan monokrom dan modern minimalis.


Gucci

Tas dengan tajuk Jackie ini mengadopsi inspirasi dari tas lansiran Gucci di tahun 1961, yang kerap dikenakan sosok Jackie Kennedy sehingga tas ini pun kemudian dikenal sebagai The Jackie.

Diperkenalkan kembali pada presentasi musim gugur/dingin 2020, tas bahu ini mengemukakan konsep tas yang klasik dengan elemen pengunci berwarna emas sebagai centerpiece yang semakin menguatkan nuansa vintage di model tas ini.

Disertai dengan detachable strap, tas ini dapat dikenakan di bahu, dijinjing, maupun sebagai tas selempang. Meski terbuat dari kulit, tas ini menggunakan proses yang cukup ramah lingkungan dengan teknik yang menggunakan alternative metal serta tidak melalui chrome tanning sehingga tas ini adalah wujud redefinisi fokus sang rumah mode dalam representasi yang mengundang perjalanan kilas balik ke arsip rumah mode Gucci.


Burberry

Diberi tajuk Pocket Bag, tas ini mengusung konsep desain yang unik dengan mengawinkan elemen equestrian dan militer secara bersamaan. Tas yang menggunakan gabungan material antara kulit dan bahan kanvas serta sebuah ornamen dekorasi menyerupai grafik cap Burberry England, sesaat membuat banyak yang melihatnya menganggap tas ini tampak versatile.

Bentuknya yang elegan dan berkarakter kuat, dapat diseimbangkan oleh logo yang terdapat di bagian eksterior depan tas sebagai imbuhan nuansa urban untuk para penganut logomania. Praktikal dan subtil adalah dua kata yang tepat untuk mendefinisikan model Pocket Bag yang dirancang oleh Riccardo Tisci ini, praktikalitas di tas ini direpresentasikan lewat adanya genggaman tas bahan kulit serta tambahan tali tas dari material kulit yang akan mengizinkan sang pemakai untuk merubah tas ini menjadi tas selempang.


(FOTO: Courtesy of Chanel, Louis Vuitton, Dior, Bottega Veneta, Gucci, Burberry)