Hidangan Menyambut Hari Kemerdekaan

Pilihan terbaik masakan Indonesia untuk menyambut ulang tahun kemerdekaan.



Menyambut hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus tahun ini, beberapa resto menyajikan hidangan spesial yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.


1. Jakarta Restaurant, The Dharmawangsa

Perjalanan tim Indonesian Culinary Journey hotel The Dharmawangsa yang pertama ini mengangkat kuliner dari delapan kota di daerah pesisir Pulau Jawa.

Deretan menu pilihan yang bertemakan Treasure of Coastal Java tersebut menggunakan bahan-bahan asli serta teknik pengolahan yang diadaptasi langsung dari daerahnya, sehingga didapat rasa yang autentik.

Jika Anda pernah mencoba Sate Kambing Batibul khas Tegal, Nasi Grombyang dari Pemalang, juga Tahu Gimbal dari Semarang, dan ingin menyantapnya lagi, Anda bisa mencoba garapan tim koki Jakarta Restaurant yang dipimpin oleh Executive Chef Felix Budisetiawan.


Tahu Gimbal khas Semarang



Sate Kambing Batibul


Jangan lewatkan pula Mangut Beong yang populer di Magelang (ikan beongnya didatangkan langsung dari sana) juga Babat Gongso yang empuk, manis, dan gurih.

Bagi para penyuka daging kambing, hidangan khas Solo seperti tengkleng dan sate buntel pasti akan memuaskan lidah Anda.



Mangut Beong


Untuk hidangan penutup, cobalah sesuatu yang unik dari Magelang bernama Es Plered. Isinya sangat beragam, mulai dari tape singkong, nangka, roti, dan semacam moci yang kenyal.


Es Plered khas Magelang


Hidangan Treasure of Coastal Java ini akan tersedia tanggal 17 – 19 Agustus 2018. Untuk selanjutnya, The Dharmawangsa akan menggarap masakan khas dari bagian-bagian lain Indonesia, yang sangat kaya akan ragam kuliner.


2. Sailendra Restaurant, JW Marriott

Lewat progam Ayo Makan - Indonesian Culinary Journey 2018 yang bertempat di Sailendra Restaurant, hotel JW Marriott International menyelenggarakan tamasya kuliner ke seluruh nusantara setiap Sabtu waktu makan malam dan Minggu waktu brunch mulai 8 Agustus hingga 9 September 2018.

Tim kuliner Sailendra Restaurant, pada acara tersebut mempersembahkan beberapa makanan dari Sumatra, di antaranya Nasi Kapau dan Bubur Kampiun, dan nasi gudeg dari Jawa. Sementara dari Bali & Lombok dihidangkan Sate Lilit, Ayam Taliwang dan Ayam Betutu. Dari Sulawesi dihidangkan Nasi Cakalang dan Klaapertaart, serta Kalimantan dengan Ikan Bakar Bambu, Ayam Cincane dan Bubur Pedas.






Selain itu, Executive Sous Chef Heri Purnama juga menampilkan kreasinya seperti Nasi Goreng Kambing Sambal Koja, Sambal Koja Beef Sliders dan hidangan khas kampung halamannya, Sumbawa, yaitu Ikan Bakar Sirasang, Gecok Daging dan Ebatan Campur.




3. Restoran 1945, Fairmont Jakarta

Tak hanya menu berbeda yang disajikan di 1945, restoran yang kini diolah oleh Fairmont Jakarta ini juga memperkenalkan juru masak barunya, Chef Adhitia Julisiandi.

Masih mengusung konsep fine-dining, kini restoran 1945 beralih dari masakan lokal ke pengalaman kuliner kelas dunia. Seluruh hidangan yang disajikan terinspirasi dari bahan baku tradisional yang diolah secara modern, seperti teknik molecular gastronomy yang melibatkan proses transformasi kimia untuk mendapatkan experience yang berbeda.

Untuk hidangan pembuka, Chef Adit menawarkan sajian unik seperti Naniura 1945 yang berupa Barrel Sliced Salmon Marinated, Sea Urchin direndam bumbu aromatik merica Andaliman dan dimasak dengan gaya Tapanuli, dan juga Tahu Gejrot Lobster, yang terinspirasi dari tehu gejrot Cirebon dengan adisi lobster gulung.



Naniura 1945


Selain itu, pilihan hidangan utama ayang juga menjadi ciri khasnya adalah Beef Rendang 1945, Beef Short-Ribs Rendang yang disajikan dengan Potato Glass.


Beef Rendang 1945


Untuk hidangan penutup, Anda dapat mencoba hidangan khas pulau Sumatra dengan sentuhan modern kontemporer, yaitu Deconstructed Bika Ambon from Medan yang disajikan dengan Pineapple Pudding, dan es krim vanila.



Deconstructured Bika Ambon from Medan


(Foto: Hary Subastian, Courtesy of The Dharmawangsa, Courtesy of 1945)