Bali Kembali Movement: Upaya Brand Lokal Wujudkan Konsep Gaya Hidup yang Sustainable Lewat Koleksi Fashion

Melihat lebih dekat usaha label lokal yang saling bergandengan tangan mewujudkan gaya hidup yang berkelanjutan lewat karya koleksi mode.



Gaya hidup berkelanjutan atau sustainable lifestyle memang sejatinya harus sudah diterapkan oleh setiap masyarakat demi memelihara kondisi bumi yang sayangnya semakin hari semakin memprihatinkan. Tak hanya dalam lini kehidupan pribadi, paham sustainable ini juga harus diterapkan dalam segala sektor kehidupan, mulai dari rumah tangga hingga fashion.

Melihat pentingnya untuk menggelorakan spirit persatuan keberlanjutan ini, dan juga melihat pesatnya kemajuan sumberdaya lokal dan permintaan pasar lokal akan produk yang berkualitas dan mengedepankan sustainable fabric, maka The Bespoke Fashion Consultant sukses mengadakan acara bertajuk Bali Kembali Movement: The Rise of Local Brand dan The Art of Sustainable pada tanggal 24-25 Juni silam di Bali.

“Bali Kembali Movement adalah wujud nyata dari TBF Consultant dalam mengapresiasi kearifan lokal di Bali, para artisan dan sumber daya lokal untuk menghasilkan kualitas terbaik dari koleksi- koleksi label lokal tanah air yang berkelanjutan atau sustainable bisnis. Ini saatnya local supportlocal. Sebagai aksi nyata dalam membangkitkan ekonomi kreatif Bali, TBF Consultant melakukan business matching bagi para klien TBF baik yang berada di Jakarta maupun Singapura dengan para UKM perajin hand screen printing, supplier bahan dan para konveksi di Bali,” ujar Melinda Babyanna selaku Founder & CEO TBF Consultant.

(Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam kata sambutannya)

Dihelatnya acara Bali Kembali Movement: The Rise of Local Brand dan The Art of Sustainable lifestyle juga turut disambut baik oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Lewat kata sambutannya, Sandi mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini, “Kami sangat mengapresiasi gerakan Bali in Your Hands bersama TBF Consultant yang telah menyelenggarakan kegiatan yang berfokus pada ketahanan lingkungan bertepatan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni untuk mempromosikan gaya hidup berkelanjutan atau sustainable lifestyle, termasuk di dalamnya industri fashion berkelanjutan dan pariwisata yang bertanggungjawab untuk membantu industri ekonomi kreatif yang berketahanan lingkungan khususnya di Provinsi Bali,” ujarnya.

Menggandeng empat brand lokal asal Bali yang terdiri dari Harmonia, Studio Azra, Dinnaro, dan Lalua, acara dikemas dalam bentuk gelaran trunk show. Dengan gaya serta latar belakang yang berbeda-beda, keempat brand tampak bersinergi dalam satu tujuan untuk menampilkan karya mode yang bernapas slow fashion, dibuat secara etis, dan tentunya kuat ketika ditinjau dari segi bisnis.

(Foto: Courtesy of TBF Consultant)