Koleksi Terbaru Tory Burch Dihiasi Pola Klasik yang Terinspirasi dari Quilting Tradisional

Tory Burch yang terkenal dengan karya-karya indah yang tak lekang oleh waktu dan kaya akan cerita kembali menghadirkan T Monogram yang ikonis.

Courtesy of Tory Burch


Menampilkan produk-produk terbarunya untuk musim Spring/Summer 2022, Tory Burch merayakan T Monogram dengan instalasi khusus di toko Senayan City tanggal 4 April hingga 15 Mei 2022, dimeriahkan oleh kehadiran Mikha Tambayong, Shalom Razade, dan juga Tantri Namirah.

Courtesy of Tory Burch

Courtesy of Tory Burch

Dalam rangkaian acara, butik ini menghadirkan pembuatan pilihan teh yang dipilih dan dicampur spesial untuk para tamu. Setiap teh memiliki kisah tersendiri yang berasal dari destinasi ikonis yang menginspirasi koleksi tersebut – yaitu Teh Susu Kurma Almond Maroko, Mocktail Lemon yang terinspirasi Amalfi, teh Valley Forge Apple, dan Teh Bunga Shanghai.

Acara instalasi tersebut memperlihatkan produk-produk terbaru dengan T-Monogram ikonis yang menghiasi aksesori seperti tas, sepatu, scard, dan ikat pinggang–melanjutkan tema fungsi dan keserbagunaan yang cocok untuk tampilan stylish dalam kegiatan sehari-sehari. Kesuksesan merek T Monogram yang digemari para pecinta mode (pola klasik yang terinspirasi oleh quilting tradisional) melahirkan kampanye yang bertajuk “A Window To Our World”, melanjutkan perjalanan imajiner ke tujuan yang mempengaruhi desain ikonis ini dari Marrakesh, Shanghai, dan Amalfi hingga Valley Forge, pedesaan Pennsylvania yang indah tempat Tory dibesarkan.

Courtesy of Tory Burch

Courtesy of Tory Burch

Courtesy of Tory Burch

“T Monogram Jacquard kami mengingatkan saya pada pola jahitan silang pada selimut Pennsylvania Dutch yang saya sukai saat tumbuh dewasa. Geometri, kerja keras, dan seni.” ujar Tory Burch, Ketua Eksekutif dan Chief Creative Officer dari Tory Burch LLC dan Pendiri Tory Burch Foundation.

Courtesy of Tory Burch

Courtesy of Tory Burch

T Monogram merayakan logo Tory Burch dan sejarahnya yang unik. Ketika Tory meluncurkan merek tersebut, ia menciptakan logo, sebuah elemen desain. Ini adalah T-line klasik dan refleksi melingkarnya, terinspirasi oleh geometri dan interior arsitektur Maroko David Hicks. Menggunakan kolase digital dan warna-warna berani, kampanye grafis T-Monogram mencerminkan keahlian dan keabadian logo merek dengan daya pikat artisanal.

Baca juga: Cerita Kenangan Masa Kecil Mikha Tambayong yang Selalu Nyaman di Rumah

Koleksi Holiday dan Resort Terbaru Tory Burch Favorit Bazaar

Penulis: Aleyda Hakim; Foto: Courtesy of Tory Burch Indonesia