Fakta Menarik seputar Serial The Falcon and The Winter Soldier yang Barangkali Belum Anda Ketahui

Jika ditelaah lebih lanjut, banyak sekali fakta menarik dari serial besutan Kari Skogland ini.

Foto: Courtesy of Instagram @falconandwintersoldier


Dalam beberapa hari lagi, serial The Falcon and The Winter Soldier akan menayangkan episode terakhirnya, tepatnya pada tanggal 23 April. Serial yang hanya terdiri dari enam episode ini memang telah lama dinantikan oleh para penggemar Marvel, yang menghadirkan dua orang kepercayaan Steve Rogers atau lebih dikenal dengan sebutan Captain America.

Tayang secara perdana pada 19 Maret silam di Disney+, serial besutan Kari Skogland ini berkisah tentang petualangan dan perjuangan yang ditempuh oleh Falcon atau Sam Wilson (Anthony Mackie) dan Winter Soldier atau Bucky Barnes (Sebastian Stan), yang menguji kemampuan mereka serta kesabaran mereka. Selain pertanyaan akan siapa yang dapat menggunakan shield milik Captain America, sosok yang menamakan dirinya Captain America pun menjadi salah satu fokus masalah utama dalam miniseries itu.

Dalam rangka menyemarakkan serial yang telah dicintai oleh banyak penonton ini, berikut Harper’s Bazaar Indonesia hadirkan 6 fakta menarik seputar serial tersebut.

Berdasarkan plot komik, Bucky adalah sosok yang diminta untuk menjadi Captain America selanjutnya

Foto: Courtesy of Instagram @falconandwintersoldier


Dalam serial yang ditayangkan di Disney+ ini, sosok yang diharapkan akan menjadi Captain Amerika selanjutnya adalah Falcon. Namun, beberapa faktor membuatnya merasa bahwa ia tidak pantas untuk mendapatkan shield istimewa milik temannya itu. Jawaban akan pertanyaan tersebut, apakah Falcon akan menjadi 'the next Captain America', masih menjadi misteri bagi para penonton.

Namun, nyatanya, plot tersebut tidak ditemukan dalam cerita orisinal komiknya, di mana Bucky-lah yang akan meneruskan peran berharga dari temannya itu. Berdasarkan plot sang komik, Steve Rogers sekarat dan Bucky mengambil titel dari Captain America. Bucky awalnya mengambil alih shield untuk mencegah orang lain dalam menyalahgunakannya. Namun, pada akhirnya ia sadar bahwa Steve Rogers selalu bermaksud agar dirinya yang melanjutkan sosok Captain Amerika yang tangguh dan berani itu.

Sempat menunda proses shooting karena gempa

Foto: Courtesy of Instagram @falconandwintersoldier


Selama pandemi ini berlangsung, banyak proyek film yang ditunda ataupun diberhentikan proses shooting-nya, dalam rangka menjaga keamanan semua pihak. Serial yang satu ini pun sempat mengalami penundaan shooting. Namun, alasannya bukan terkait dengan masalah pandemi, melainkan karena gempa yang melanda Puerto Rico, salah satu lokasi shooting sang miniseries, pada Januari silam.

Sebelumnya, serial Marvel tersebut dijadwalkan untuk shooting di Puerto Rico pada bulan Januari selama beberapa minggu. Namun, rencana tersebut harus dibatalkan dan para kru pun harus membuat ulang penjadwalannya.

Sang penulis adalah sosok dibalik serial televisi hit Empire

Foto: Courtesy of IMDb


Setelah dikabarkan bahwa dirinya ditetapkan sebagai salah satu penulis utama untuk The Falcon and The Winter Soldier, nama Malcolm Spellman melambung tinggi. Para penggemar tampaknya sangat antusias dalam menantikan hasil karyanya itu. Sang penulis memang dikenal akan kecermatannya dalam menciptakan naskah yang engaging dan menarik. Sebelumnya, Malcolm telah menulis beberapa naskah untuk tayangan fenomenal, Empire salah satunya. Serial yang berfokus pada isu bisnis dan keluarga itu sangat dikenal pada masanya, membuat nama sang penulis juga semakin dikenal. Selain Empire, Malcolm juga berpartisipasi dalam proyek Family Law, Boardwalk Empire, Vikings, The Handmaid’s Tale, The Punisher, dan lain-lain.

Voice-over pada awal episode satu berasal dari Avengers: Endgame



Bagi Anda yang telah menonton episode satu dari tayangan ini, apakah Anda menyadari hal tersebut? Ya, suara yang mengisi bagian awal episode satu tersebut berasal dari voice-over Avengers: Endgame, tepatnya ketika Steve Rogers baru kembali dari perjalanan waktu panjangnya dan berbincang dengan Falcon. Melalui perbincangan singkat itu, Steve meminta Falcon untuk ‘mencoba’ shield miliknya.

"Bagaimana rasanya?,” tanya Steve. "Seperti milik orang lain," jawab Falcon. "Tidak," kata Steve, bermaksud untuk memberikan restunya pada temannya itu.

Momen tersebut menunjukkan bahwa Steve ingin agar Falcon melanjutkan peran yang ia miliki. Momen tersebut pun menjadi cerita yang mengawali perjalanan Sam dan Bucky selama berpetualang di minseries ini, mengawali kebimbangan Sam mengenai posisi Captain America yang masih kosong dan diberikan kepadanya oleh pemiliknya langsung.

Memperlihatkan kehidupan dan keluarga Sam Wilson (Falcon)

Foto: Courtesy of Instagram @falconandwintersoldier


Selama ini, Marvel tak banyak memberikan hint mengenai kehidupan sang Falcon, selain dirinya yang bekerja sebagai tentara. Melalui miniseries ini, penonton pun merasa lega ketika sedikit bagian dari kehidupannya dipampangkan. Melalui episode satu, diketahui bahwa Falcon, alias Sam, lahir dan dibesarkan di New Orleans, Louisiana. Ia bersekolah di Juilliard School, New York City, sebuah sekolah yang terbilang bergengsi. Keluarga Sam pun mulai diperlihatkan pada episode tersebut, yaitu dengan hadirnya sosok saudara perempuan dan keponakannya.

Kehadiran Eli Bradley yang menciptakan banyak spekulasi

Foto: Courtesy of IMDb


Marvel Cinematic Universe (CMU) dikenal akan kepiawaiannya dalam menciptakan storytelling secara menyeluruh pada tiap-tiap karyanya. Melalui teknik tersebut, MCU kerap menampilkan sosok penting sebagai cameo atau pemeran tambahan pada sebuah film yang nantinya akan dijadikan sebagai pemeran penting pada film-film mendatangnya. Spekulasi akan hal tersebut pun dibahas dalam serial The Falcon and The Winter Soldier, tepatnya ketika tokoh bernama Eli Bradley dihadirkan.

Sosok yang diperankan oleh Elijah Richardson itu diceritakan sebagai cucu dari Isaiah Bradley, seorang pahlawan yang mendekam di penjara selama 30 tahun. Nyatanya, kemampuan super yang dimilikinya muncul ketika ia melakukan eksperimen Project Rebirth, eksperimen yang mengubah badan Captain America.

Sang cucu, Eli, memang tidak dilahirkan dengan kemampuan khusus. Namun, setelah menerima transfusi darah dari sang kakek, ia mendapatkan bibit kemampuan supernya. Dengan menggunakan nama Patriot, ia bertarung bersama sebuah grup yang dinamakan Young Avengers. Dari situlah para penonton mulai berspekulasi bahwa pada nantinya, Eli akan tampil dalam film yang menampilkan para Young Avengers.

Sosok Wyatt Russel yang memerankan Captain America tidak disukai oleh penonton

Foto: Courtesy of Instagram @falconandwintersoldier

Seperti yang diketahui, salah satu masalah yang dihadirkan dalam serial tersebut adalah ketika seseorang ditunjuk sebagai pengganti Captain America, yaitu Wyatt Russel. Falcon dan Winter Soldier tentu tidak merasa bahwa ia adalah sosok yang tepat, terlebih ketika mengetahui perilaku buruk dari pria tersebut.

Nyatanya, tidak hanya kedua peran utama itu yang tidak menyukainya, tetapi juga sebagian besar penonton serial tersebut. Mereka merasa bahwa Wyatt tidak cocok memerankan Captain Amerika dan mengecamnya melalui ragam unggahan di media sosial. Yang mereka inginkan adalah Steve Rogers, yang merupakan sosok asli dari Captain Amerika. Nyatanya, Wyatt telah mengetahui respon buruk dari para penonton. Namun, ia menanggapinya dengan santai dan merasa bahwa dirinya telah berhasil dalam membawakan peran sulit itu.

(Penulis: Fatimah Mardiyah; Foto: Courtesy of Instagram dan IMDb)