Tips Bepergian dengan Binatang Kesayangan

Hal-hal yang perlu Anda ketahui saat hendak bepergian dengan binatang kesayangan Anda.



Hal-hal yang perlu Anda ketahui saat hendak bepergian dengan binatang kesayangan Anda.

Beberapa hari ini media dipenuhi dengan berita dari pasangan Hollywood, Johnny Depp dan Amber Heard yang merilis video permintaan maaf kepada pemerintah Australia. Video ini berawal dari pelanggaran yang dilakukan Amber Heard saat membawa kedua anjing peliharaannya masuk Australia.

Pelanggaran ini berujung pada tuntutan melakukan kejahatan menyelundupkan binatang serta pemalsuan dokumen, yang bisa berakibat pada hukuman penjara. Australia sendiri memang merpakan Rabies Free Country yang begitu ketat dalam menerapkan Biodeversity Law mereka.

Anjing peliharaan seperti milik Mr. & Mrs. Depp tersebut seharusnya melewati proses karantina terlebih dahulu saat hendak memasuki Australia. Belajar dari kasus yang dialami Johnny Depp dan istrinya, Anda perlu tahu ada banyak sekali regulasi dan kondisi yang perlu diperhatikan jika Anda memilih membawa binatang kesayangan Anda bepergian.

Berikut beberapa hal yang harus Anda cermati terlebih dahulu sebelum travelling:

1.) Jika Anda bepergian dengan menggunakan pesawat, hindari membawa peliharaan dengan kondisi wajah brachycephalic, seperti bulldog, pugs, dan kucing persia. Kondisi wajah hewan tersebut membuatnya rentan kekurangan oksigen atau terkena heat stroke.

Jika Anda tetap ingin membawa mereka, pastikan Anda membawa mereka dalam kabin.

2.) Ada tiga cara untuk membawa peliharaan Anda bepergian menggunakan pesawat, yakni di dalam kabin, dalam kargo, serta sebagai manifest cargo. Jika Anda memilih membawa kucing kesayangan di kabin, pastikan Anda telah memberi tahu pihak maskapai, karena biasanya terdapat batas jumlah hewan dalam kabin pesawat.

Sementara itu jika peliharaan Anda masuk dalam kargo, pilih direct flight demi kenyamanan peliharaan Anda dan perhatikan waktu penerbangan, terutama jika Anda bepergian di musim panas atau dingin. Karena suhu di ruang kargo berbeda dengan suhu kabin.

3.) Jangan lupa untuk mengecek regulasi maskapai penerbangan atau moda transportasi yang akan digunakan. Kapal pesiar biasanya lebih mudah memperbolehkan peliharaan masuk, sementara beberapa kereta di Eropa juga memperbolehkan peliharaan di dalam gerbong.

4.) Perhatikan status negara asal dan yang akan Anda kunjungi, apakah Rabies Free Country (seperti Australia) atau High Rabies (seperti Maldives dan Indonesia). Status ini berpengaruh pada regulasi yang harus dipatuhi, seperti pemasangan microchip, vaksin, batas waktu mendaftarkan surat izin, serta surat-surat lain yang harus dimiliki sebelum Anda membawa peliharaan Anda masuk ke suatu negara.

Persyaratan tiap negara bisa Anda cek di www.pettravel.com/passportnew.cfm.

5. Pastikan Anda telah memasangkan identitas lengkap pemilik dan kontak pada hewan peliharaan Anda serta pada kandang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kehilangan hewan peliharaan Anda.


Tentunya Anda mesti ingat bahwa binatang peliharaan Anda bisa saja terkena stres akibat perjalanan yang dilakukannya. Maka barangkali Anda bisa memilih untuk menitipkan mereka demi kenyamanan peliharaan Anda tersebut.

Jadi, apakah Anda siap untuk bepergian dengan binatang kesayangan?

(Daniar Cikita. Foto: Courtesy of Instagram David Beckham)