Kampanye #PelukUntukOrangUtan dari Kiehl’s Mengajak Anda untuk Melestarikan Habitat Orangutan dan Mewujudkan Masa Depan yang Lebih Baik

Komitmen label kecantikan Kiehl's untuk masa depan yang lebih baik.

Kampanye #PelukUntukOrangUtan Kiehl's


Untuk mendukung upaya pelestarian habitat orangutan Kalimantan di Hutan Lindung Wehea, Kalimantan Timur, Kiehl’s menjalankan kampanye #PelukUntukOrangUtan yang ketiga kali ini di tahun yang baru ini. Label kecantikan ini bertujuan untuk menjangkau publik dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya ikut berkontribusi dalam pelestarian habitat orangutan, sekaligus memberi inspirasi untuk mendukung upaya konservasi demi masa depan yang lebih baik.


Dalam jumpa pers yang dilaksanakan tanggal 23 Maret 2022 di Epicentrum XXI Kuningan, Kiehl’s menghadirkan beberapa pembicara tamu yang sangat spesial untuk mengisi acara tersebut, dan ditutup oleh konser yang diisi oleh penyanyi sekaligus penulis lagu, Nadin Amizah.

Venny Septianita


Venny Septianita selaku Brand General Manager Kiehl’s Indonesia menjelaskan, “Kampanye #PelukUntukOrangUtan merupakan salah satu bentuk kontribusi sosial Kiehl’s di Indonesia yang bertujuan untuk membantu memberikan pemahaman terkait pentingnya hutan untuk orang utan dan sebaliknya, termasuk pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pelestarian Hutan Lindung Wehea yang menjadi habitat orangutan Kalimantan.”


Kampanye ini menjadi upaya penyadartahuan dan menjangkau publik yang lebih luas mengenai pentingnya orangutan dalam kehidupan manusia, sebagai bagian dari mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam melindungi habitat orangutan kalimantan di Hutan Lindung Wehea. Kunci dari menjaga populasi orangutan adalah dengan melindungi dan mengelola habitatnya, yang juga memerlukan kemitraan yang kuat dari setiap pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga dan melindungi kawasan hutan ini.

Siang Geah


“Bagi kami, masyarakat adat Wehea, hutan adalah tempat hidup kami bergantung. Hutan adalah lumbung kehidupan bagi masyarakat adat Wehea dan menjadi habitat orangutan. Kami berterima kasih atas dukungan Kiehl’s selama beberapa tahun belakangan ini yang turut membantu menguatkan kapasitas Lembaga Adat Wehea dalam melindungi hutan agar populasi orang utan di wilayah kawasan Wehea tetap terjaga.” terang Siang Geah, tokoh masyarakat adat Wehea yang kini juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur yang hadir dalam acara via Zoom.

Ence Ahmad


Pengelolaan habitat orang utan dan ekosistemnya di Bentang Alam Wehea-Kelay yang melibatkan para pemangku kepentingan pun telah dicanangkan sejak 2015, dengan didirikannya Forum Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Wehea-Kelay. “Salah satu tujuan Forum KEE Wehea-Kelay adalah mendorong pengelolaan habitat orang utan secara kolaboratif dalam skala bentang alam dan mendukung viabilitas populasinya jangka panjang," terang Ence Ahmad Raffidin Rizal, Ketua Forum Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Wehea-Kelay.

Pradikta Wicaksono


Kiehl’s juga menggandeng Pradikta Wicaksono atau yang akrab disapa Dikta, sebagai personality partner dalam kampanye #PelukUntukOrangUtan. “Hutan dan orang utan adalah bagian dari ekosistem yang perlu kita jaga. Saya mengajak generasi muda untuk tidak menutup mata terhadap isu yang penting ini. Satu per satu dari kita bisa berperan aktif dalam menjaga kelestarian habitat orangutan.” ujar Dikta. Ia juga menambahkan bahwa orang-orang yang kurang peduli belum merasakan dampaknya langsung. “Ekosistem penting untuk manusia, jika rusak tentunya akan berdampak pada kita," ungkapnya.

Melanie Masriel


Melanie Masriel, Chief of Corporate Affairs, Engagement dan Sustainability dari L’Oréal Indonesia pun hadir dalam acara tersebut. Ia menjelaskan, L’Oréal Group menginvestasikan dana untuk kebutuhan sosial dan lingkungan yang mendesak serta memastikan bahwa seluruh merek L'Oreal, termasuk Kiehl’s, mendorong transformasi dan memberikan kontribusi untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.


Upaya Kiehl’s dalam melestarikan alam tidak sampai situ saja. Selain kampanye #PelukUntukOrangUtan, Kiehl’s memiliki program Recycle and Be Rewarded, di mana Anda dapat mengembalikan produk Kiehl’s Anda yang kosong ke salah satu pusat daur ulang mereka di toko terdekat untuk mendapatkan poin dan hadiah. Inilah usaha Kiehl's dalam mengarah ke pembangunan keberlanjutan, memberikan pemahaman serta inspirasi untuk mendukung upaya konservasi.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa lihat di laman resmi Kiehl’s di sini.

Penulis: Aleyda Hakim, Foto: Courtesy of Kiehl’s Indonesia