Irina Shayk Ungkap Alasan Mengapa Ia Tak Suka dengan Istilah Co-Parenting

“Ketika saya bersama putri saya, saya 100 persen menjadi ibu, dan ketika ia bersama ayahnya, ia 100 persen ayahnya.”



Irina Shayk bercerita tentang bagaimana ia menjadi ibu dan membesarkan putrinya yang berusia tiga tahun dengan mantan pasangannya yang juga sutradara sekaligus aktor, Bradley Cooper.

Dalam cerita sampul digital baru untuk sebuag majalah lifestyle ternama, supermodel itu menjelaskan mengapa ia menolak istilah pengasuhan bersama, yang sering digunakan untuk menggambarkan gaya pengasuhan dirinya dan Bradley. Menurut Irina, ia percaya bahwa kata itu mengurangi esensi yang mereka berdua lakukan untuk membesarkan putri mereka, Lea de Seine Shayk Cooper.

"Saya tidak pernah mengerti istilah mengasuh bersama (co-parenting). Ketika saya bersama putri saya, saya 100 persen adalah seorang ibu, dan ketika ia bersama ayahnya, ia 100 persen adalah ayahnya. Mengasuh bersama adalah sama denganmengasuh anak," ungkap Irina kepada majalah tersebut.

Supermodel itu juga berbagi cerita mengapa ia enggan membicarakan hubungannya dengan Bradley kepada media, mengatakan itu adalah masalah yang sangat pribadi baginya dan ia ingin menjaga privasinya.

"Hubungan masa lalu saya, itu adalah milik saya, dan ini pribadi," tegas Irina. "Itu hanya bagian dari diri saya yang tidak ingin saya bagikan."

Lebih lanjut, ia berbagi bahwa ia tidak pernah membaca liputan tabloid apa pun tentang dirinya atau keluarganya, tetapi di lain sisi ia mengerti mengapa minat publik ada padanya dan keluarganya.

"Saya tidak membaca apa yang ada di luar sana. Jujur saja, saya terlalu sibuk membesarkan anak. Jika mereka ingin menulis artikel [tentang saya], saya tahu mereka hanya melakukan tugasnya," ungkap model itu. "Saya hanya berkonsentrasi pada kehidupan pribadi saya dan teman-teman saya. Selebihnya bagi saya itu hanya kebisingan."

(Penulis:Bianca Betancourt; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar US)