Legenda di Balik Koleksi Musim Dingin Alexander McQueen

Sebuah kisah Cornwall yang melegenda tertuang dengan indahnya oleh sang direktur kreatif, Sarah Burton.



Rancangan penuh sisi dramatis dengan tampilan serba extravaganza, dua hal inilah yang selalu melekat di setiap presentasi rumah mode Alexander McQueen, sekalipun sang kreator sudah tiada.

Lewat arahan Sarah Burton, label prestisius berikon tengkorak tersebut kembali menampilkan mood serupa untuk koleksi musim dinginnya pada Paris Fashion Week lalu.

Kali ini, sang direktur kreatif mengajak Anda untuk bertolak ke sisi selatan Inggris, tepatnya Cornwall, daerah asal Raja Arthur dan pohon Cloutie yang legendaris itu berada.





Pohon Cloutie merupakan sebuah wujud kepercayaan para penduduk setempat ribuan tahun yang lalu.

Mereka berpendapat bahwa pohon tersebut dapat mengabulkan permohonan kemudian mengikatkan kain atau pita pada ranting-ranting sebagai simbol kepercayaan.

Budaya leluhur yang sarat akan segala hal berbau sihir dan kultur kuno begitu menginspirasi Sarah.









Maka tak heran jika Anda menjumpai sentuhan temali layaknya pita-pita di pohon Cloutie menghiasi beberapa look awal bahkan area tas genggam, penegasan warna merah yang diimbangi hitam merajai sejumlah tampilan, nuansa bintang dan matahari pun tampil begitu menggoda hingga kemunculan cultural patchwork pada gaun panjang indah lengkap dengan aksesori menyerupai batu-batu raksasa pada era terdahulu.




(Foto: courtesy of Instagram @alexandermcqueen)