Runway spring/summer 2026 menghadirkan musim debut desainer yang belum pernah terjadi sebelumnya. Setelah setahun penuh gejolak industri dan penunjukan kreatif yang ramai dibicarakan, sebanyak 15 direktur kreatif mempersembahkan koleksi mode terbaru mereka, mulai dari spektakel glamor bertema stasiun subway karya Matthieu Blazy untuk Chanel hingga debut elegan Louise Trotter di Bottega Veneta. Dan setiap pergantian kepemimpinan kreatif selalu membawa interpretasi baru atas koleksi tas ikonik sebuah rumah mode yang kemudian membentuk tren tas spring/summer 2026 paling menonjol musim ini.
BACA JUGA:9 Busana Pesta Liburan untuk Setiap Acara di Kalender Anda
Satu benang merah yang tampak jelas pada tas-tas terbaik tahun ini adalah rasa kepraktisan. Siluetnya cukup besar untuk menampung semua kebutuhan sehari-hari, dilengkapi detail cermat yang benar-benar mempertimbangkan fungsi sebuah aksesori andalan.
Namun, praktis bukan berarti membosankan, justru sebaliknya. Di antara tren tas terbaik musim spring 2026, terdapat perayaan warna-warna cerah dan embellishment bak perhiasan (keduanya terasa sangat menyegarkan setelah melewati musim dingin yang suram). Tak ketinggalan pula beberapa elemen klasik yang hampir selalu kembali setiap musim hangat, seperti material anyaman dan kanvas.
Dengan menilik runway serta menggali wawasan dari para ahli ritel mewah, Bazaar menyusun panduan tren tas spring/summer 2026 teratas yang sudah bisa Anda miliki sekarang. Jika Anda sedang mencari tas kerja baru, perhatikan tas tote ramping yang terlihat di Kallmeyer. Bagi yang mencari tas pemicu serotonin, pameran warna cerah Fendi dengan manik-manik, payet, dan mesh masih terus menjadi perbincangan. Dan jika sentuhan kilau terdengar menarik, jangan lewatkan deretan strap rantai arsitektural yang muncul mulai dari Valentino hingga Ferragamo. Berikut, simak dan belanja tren tas spring/summer 2026 terbaik.
Towering Totes
Altuzarra, Kalmeyer, Stella McCartney
“Totebag dan shoulder bag berukuran besar klasik mendominasi permintaan sourcing saya,” ujar Gab Waller kepada Bazaar. Pendiri Sourced By ini secara khusus menunjuk Matthieu Blazy di Chanel sebagai pelopor tren tersebut. Namun secara keseluruhan, para desainer merangkul siluet yang fungsional. “Bentuk ini sangat serasi dipadukan dengan suedeyang terus populer dalam kategori tas,” tambah Caroline Maguire, Senior Fashion Director Shopbop. “Untuk detail, strap bergaya sabuk dengan buckle memberikan sentuhan refined pada tote sehari-hari dan akan terus menjadi tren di musim semi.”
Bright Idea
Balenciaga, Stella McCartney, Miu Miu
Sentuhan warna cerah di musim semi memang bukan ide baru, tetapi jumlah warna-warna terang yang muncul di hampir seluruh runway sulit untuk diabaikan. “Saat ini, mode benar-benar berfokus pada busana yang penuh warna dan menyenangkan, dengan brand-brand menghadirkan palet warna baru yang berani dan memberikan rasa bahagia bagi klien saya,” ungkap Gab Waller, seraya memprediksi bahwa tren ini akan terlihat kuat sepanjang tahun.
Strong Arm
Bottega Veneta, Kallmeyer, Ferragamo
Kembali pada esensi kepraktisan, runway spring/summer 2026 menghadirkan interpretasi baru, clutch berukuran lebih besar, dirancang untuk siang hari, dan dibuat dari material seperti kulit dan suede. “Everyday clutch adalah salah satu favorit pribadi saya musim ini,” kata Marissa Galante Frank, Beauty and Accessories Fashion Director Bloomingdale’s. “Clutch tidak lagi hanya untuk malam hari. Ukurannya lebih besar, lebih lembut, dan ditata untuk siang hari. Diselipkan santai di bawah lengan dan dipadukan dengan segalanya, mulai dari tailoring hingga gaun simpel.”
Cloud Dancer
Jacquemus, Gabriela Hearst, Toteme
Warna Pantone yang mencuri perhatian: Cloud Dancer adalah nuansa yang terasa menyegarkan dan selaras dengan awal musim semi. Dan jelas para desainer sepakat di berbagai koleksi, tas dalam beragam siluet, dari tote slouchy hingga lady bag bertopi handle, hadir dalam rona putih alami yang ringan dan lapang.
Woven Motifs
Calvin Klein, Celine, Fendi
Setelah musim dingin yang panjang dan kelabu, lemari pakaian kita secara alami mendambakan tekstur baru dan beruntungnya, tren ini sudah siap menyambut. “Woven Bags ada di mana-mana,” ujar Marissa. “Mulai dari intrecciato kulit lembut hingga tekstur artisan yang terasa handmade, semuanya menambahkan kehangatan dan dimensi pada tampilan.”
Chain Reaction
Chanel, Ferragamo, Valentino
Isu tentang berakhirnya era quiet luxury semakin terdengar. Menurut Kate Davidson Hudson, pendiri aplikasi belanja Vêtir (dan mantan editor Bazaar), beberapa item unggulan musim ini justru merangkul nuansa yang lebih playful dan tidak kaku. “Mood ini terwujud lewat elemen desain seperti aksen rantai bertekstur yang chic, memperbarui siluet tas klasik,” ujarnya.
Coming Undone
Chanel, Fendi, Loewe
Ketika Matthieu Blazy mengirim para modelnya melintasi peron subway New York City sambil menggenggam tas setengah terbuka, jelas bahwa itu bukan tanpa maksud. “Mungkin salah satu tren tas paling dominan yang menandai pendekatan yang lebih santai terhadap tas desainer berbeda dari kesan rapi tahun lalu adalah siluet tas ‘undone’ yang baru,” jelas Davidson. “Sering juga disebut sebagai pickpocket’s dream, gaya tas miring dengan bagian atas terbuka ini memproyeksikan sosok perempuan yang selalu bergerak, dengan ide-ide besar di kepalanya, lebih penting daripada sekadar menutup tasnya.” Tren ini juga terlihat di Loewe, Dior, dan Fendi. “Desain yang louche dan terdekontruksi ini terasa modern dan tidak ribet, dengan ekspresi individualis yang sangat tepat untuk musim dan momen saat ini.”
Barrel Bags
Jil Sander, Coach, Prada
Bagi Anda yang menyukai siluet unik, kabar baiknya adalah tren tas barrel berlanjut musim ini. “Bentuknya sangat versatile dan mudah dipadukan dengan denim favorit Anda di musim semi, atau untuk memberi kontras pada gaun maxi yang flowy,” jelas Caroline.
Feeling Blue
Carven, Sandy Liang, Dior
Baby blue tampil sebagai bintang di beberapa koleksi runway kunci musim semi ini, mulai dari Carven hingga Sandy Liang. Warna ini juga mencuri perhatian di karpet merah, dengan aktris Hamnet, Jessie Buckley yang tampil dalam balutan Dior serba biru saat menerima penghargaan Aktris Terbaik dalam Drama di Golden Globes.
Feel-Good Embellishments
Dries Van Noten, Fendi, Erdem
Mulai dari bucket bag anyaman Loewe yang dihiasi kerang berlapis lacquer hingga beading floral berwarna ceria dari Fendi, ragam embellishment musim ini menyuntikkan unsur craft dan keceriaan ke dalam lemari pakaian spring/summer. “Embellishment akan memainkan peran penting saat kita memasuki bulan-bulan hangat, dengan tassel, motif terinspirasi pantai, dan beading yang menambahkan kesan ringan serta kepribadian,” ujar Marissa.
BACA JUGA:
Tren Busana Pesta 2025: Dari Velvet Mewah hingga Siluet Minimalis
Kilas Balik Penampakan Industri Fashion di Tahun 2016
(Penulis: Nicole Kliest; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US: Alih bahasa: Alisa Putri R.; Foto: Courtesy of BAZAAR US)