The Langham Jakarta Gelar Pameran Pernikahan Inspiratif

Prosesi pernikahan tradisional, chinoiserie, hingga internasional, menghiasi setiap sudut The Langham Jakarta sebagai destinasi pernikahan terkini dan sumber inspirasi pernikahan modern.

hampton garden


Selama pandemi Covid-19, ada banyak pembatasan dalam menyelenggarakan perayaan, termasuk pesta pernikahan. Meski pandemi masih berlangsung, namun aturan pelaksanaan resepsi pernikahan pun mulai dilonggarkan.

Upaya dalam membangkitkan kembali industri wedding mulai gencar dilakukan oleh segenap pihak yang terlibat. Mulai dari wedding organizer, jasa dekor dan undangan, fotografi, desainer, termasuk hotel dan tempat-tempat yang menjadi destinasi pernikahan terkini.

Pada kesempatan ini, hotel bintang lima asal Inggris, The Langham Jakarta bekerja sama dengan Harper's Bazaar Indonesia menyelenggarakan pameran pernikahan dengan tajuk Wedding Wonders di The Langham Jakarta pada 5-6 Februari 2022 lalu. Berbeda dengan pameran pernikahan biasanya, di sini para calon pengantin dapat menemukan beragam inspirasi dan juga dapat mempelajari setiap tradisi pernikahan secara tradisional maupun internasional.

Terdapat tiga tema pernikahan dalam tiga ruangan berbeda yang disuguhkan pada setiap sudut area di The Langham Jakarta. Di mulai dengan ruang Belgravia yang terletak di lantai dua, kemudian ruang Picadilly, dan Grand Ballroom dengan pilihan ruang indoor dan outdoor.

Mari kita telusuri ruangan-ruangan tersebut.

Pernikahan Tradisi Jawa

Bagi para calon pengantin yang ingin melangsungkan acara pernikahan dengan menggunakan adat Jawa, ruangan ini bisa menjadi inspirasi Anda. Dipresentasikan oleh Multi Kreasi Enterprise (MKE) Wedding Organizer, di ruang Belgravia ini Anda dapat melihat rangakaian seremoni, dari pengajian, siraman, midodareni, akad nikah sampai resepsi. Anda juga dapat menemukan alat pernak-pernik upacara adat Jawa dari Mamie Hardo Traditional Wedding yang sudah tak asing lagi.

"Konsep yang diadakan di ruang Belgravia ini adalah tentang tradisi Jawa yang sudah dimodifikasi sebenarnya. Dari ritual acara pengajian, ritual acara siraman kemudian acara midodareni sampai ke akad nikah dan upacara adat panggihnya kemudian mereka mengadakan resepsi," ungkap Emil Eriyanto, pemilik wedding organizer Multi Kreasi Enterprise.

Gebyok Jawa dengan rangkaian bunga-bunga cantik memberikan nuansa berbeda untuk dekorasi pernikahan tradisional Jawa yang didekor oleh Ebimoekti Decoration. Perpaduan bunga impor dan lokal memberikan impresi elegan sekaligus mewah secara bersamaan. Lihat saja bunga ranunculus yang hanya berbunga di awal musim semi hadir dipadukan dengan hortensia, lalu anggrek bulan dirangkai dengan beberapa jenis bunga dan daun tropis lainnya yang semakin mempercantik suasana.

Ada pula pelengkap acara, seperti seserahan dari Rose Arbor dan desain undangan dari Peony Design yang turut ditampilkan. Rose Arbor mempresentasikan wujud seserahan elegan adat Jawa, sementara Peony card menawarkan berbagai pilihan kartu undangan yang unik dan dapat dipersonalisasi sesuai dengan keinginan kedua calon mempelai.

Calon mempelai wanita juga bisa mendapat inspirasi dari kebaya pengantin rancangan Eddy Betty Couture dan busana untuk pengajian dari Benang Jarum Couture yang tampil memesona di ruangan ini.

Tentunya semua momen spesial ini tak lepas dari tangkapan kamera fotografer yang mampu membuat hari istimewa terasa abadi. Di sini Anda dapat melihat karya Soe & Su fotografi yang dapat mengabadikan dan mendokumentasikan dengan apik dalam format foto dan video.

Pernikahan Tradisi Peranakan Tionghoa

Menjadi negara yang begitu kaya akan budaya dan tradisi, termasuk dalam ritual pernikahan, tak heran jika di pameran kali ini turut mengangkat tradisi peranakan Tionghoa yang cukup banyak dianut di Indonesia. Di ruang Picadelly ini, Tiara Josodirdjo & Associates selaku wedding organizer spesialis di bidang tradisi pernikahan peranakan, menampilkan 13 seremoni tradisional utama dengan 32 langkah mendetail sebagai inspirasi dan pengetahuan para calon mempelai.

Melihat dekorasi pada ruangan ini, nuansa chinoiserie seketika terasa. Dominasi warna kuning dengan hiasan-hiasan khas peranakan karya Flora Lines tampil menarik dan memanjakan mata. Ditambah dengan pajangan kue pernikahan beraksen liuk naga tiga dimensi kreasi LeNovelle Cake.

Calon pengantin yang berencana untuk melangsungkan pernikahan secara tradisi peranakan, dapat melihat koleksi busana dari Sebastian Gunawan dan hiasan kepala dari Rinaldy Yunardi. Kemudian undangan dari Pemberley Paperie dan foto-foto serta dokumentasi persembahan dari The Leonardi.

Di sini Anda juga bisa melihat upacara yang sangat sakral dan hanya boleh dilakukan sekali seumur hidup, sesaat menjelang pernikahan, yaitu upacara Chio Thau atau menghiasi rambut.

Kemudian ada juga suguhan meja altar sembahyang yang dilengkapi dengan pernak-pernik upacara. Displai acara makan dengan sajian 12 mangkuk dan nasi melek yang merupakan simbol agar mempelai dapat mengenal dan mengasah rasa yang akan dipakai dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Kemudian yang terakhir adalah displai acara Tea Pai. Merupakan seremoni melakukan tradisi minum teh untuk menghormati yang lebih tua.

Tak ketinggalan, permainanlighting dari Etcetera serta sound system dari V8 sound.com hadir membangkitkan ambiencesecara keseluruhan di kedua ruangan, Belgravia dan Picadelly.

Pernikahan Internasional


Ruang lapang seperti ballroom tentunya sudah menjadi lokasi favorit bagi setiap calon pengantin. Apalagi jika Anda ingin melangsungkan acara pernikahan dengan tema Internasional. Memiliki Grand Ballroom dengan kapasitas maksimum 600 orang, The Langham Jakarta menawarkan pengalaman untuk perayaan pernikahan yang mewah, romantis, dan strategis di Jakarta. Dirancang dengan interior ruang tanpa sekat, minimalis dalam nuansa putih abu-abu, ruangan ini begitu menakjubkan tanpa perlu usaha dengan permainan dekorasi yang berlebihan.

Selain ballroom di dalam ruangan tertutup, The Langham Jakarta memberikan opsi alternatif dengan pemandangan kota yang menawan. Terletak di lantai 6, Hampton Garden, area taman terbuka ini dipresentasikan secara cantik oleh dekorator Stupa Caspea yang bekerja sama dengan LXE Moments. Keduanya menghadirkan nuansa magis dari rangkaian bunga merah muda yang melambangkan cinta dan keceriaan.

Di area ini terdapat pula displai meja kaca yang ditata dengan bunga centerpiece danperalatan makan berdesain unik nan mewah dari Semeja.

"Untuk pameran pernikahan yang diadakan oleh The Langham Jakarta bersama Harper's Bazaar Indonesia kali ini adalah suatu terobosan baru yang memberikan suasana, yang benar-benar membuat orang bisa melihat pada dua tradisi teratas di Indonesia. Jika kita tarik benang merah, kedua tradisi ini sebenarnya ada sangkut pautnya, berhubungan, sama-sama ada seperti seserahan, dan sebagainya. Acara ini cocok untuk para calon pengantin agar bisa mengetahui sebuah pernikahan itu ada step-step yang harus dilakukan terlebih dulu, baik di Chinese maupun tradisional Jawa. Jadi, konsep ini menarik sekali. Selain mencari keperluannya, mereka juga bisa mengetahui lebih detail, dan lebih menghargai tradisi yang ada di keluarga," ujar Emil menutup perbincangan.

Dengan lokasi yang berada di tengah Kawasan Niaga Sudirman, The Langham Jakarta siap menjadi destinasi untuk Anda berbagi kenangan indah sebagai tempat pesta pernikahan maupun acara istimewa yang lain.

(Foto: Dok. Bazaar)