Teknik Self Healing Jin Sin Jutshu

Ada cara mudah dan murah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah-masalah psikologis secara mandiri.



Jika nama teknik self healing ini memiliki aroma Jepang, itu karena memang penemunya adalah seorang pria Jepang bernama Master Jiro Murai. Ia menciptakan teknik ini pada awal tahun 1920-an setelah berhasil pulih dari penyakit serius. Dikabarkan bahwa ia memperoleh inspirasi dari rangkuman pengalamannya dan dari berbagai sumber, antara lain dari Kojiki, sebuah istilah Jepang untuk “album hal-hal purba”.

Teknik ini kemudian dimasyarakatkan secara lisan dari mulut ke mulut dan lalu diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1950-an melalui Mary Burmeister, murid Sang Master. Mary-lah yang mendirikan Jin Shin Jyutsu® Inc..

Teknik self healing Jin Shin Jyutsu ini teramat praktis dan fleksibel.
Kita bisa melakukannya secara mandiri. Siapa saja dapat melakukannya, kapan pun dan di mana pun. Selain itu, sama sekali tidak makan waktu.

Kelebihan lainnya adalah ekonomis, hanya bermodalkan jari-jemari tangan kita sendiri.

Prinsip teknik ini adalah bahwa setiap jemari kita merepresentasikan jenis emosi dan organ tubuh kita:

1. Ibu jari mewakili rasa cemas yang berpengaruh pada kesehatan organ perut dan limpa.

2. Telunjuk mewakili rasa takut yang berpengaruh pada kesehatan organ pencernaan dan ginjal.

3. Jari tengah mewakili rasa marah yang berpengaruh pada kesehatan organ kandung kemih dan lever.

4. Jari manis mewakili rasa sedih yang berpengaruh pada kesehatan usus besar dan paru-paru.

5. Kelingking mewakili rasa tegang yang berpengaruh pada kesehatan organ usus kecil dan jantung.


Yang harus kita lakukan hanyalah menggenggam setiap jemari secara lembut. Meskipun durasinya tidak disebutkan secara spesifik namun setelah beberapa saat, kita akan dapat merasakan denyut nadi dari setiap jari yang kita genggam.


(Foto: Tania Zbrodko/Shutterstock)