Ria Miranda Membawa Budaya Makassar dan Kisahnya ke Show Terbaru

Motif Lagosi dan kain Strimin diperkenalkan dalam gaya kontemporer dan segar.

Courtesy of Ria Miranda


Saat ini, modest fashion mengalami pertumbuhan pesat, khususnya di Indonesia, di mana banyak orang menggunakan mode sebagai salah satu instrumen untuk mengekspresikan diri dengan melibatkan nilai-nilai budaya.

Ria Miranda, membuktikan labelnya tetap menjadi sorotan dalam bidang modest fashion dengan kembali menggelar annualshowyang ke-11 yang berlokasi di InterContinental Pondok Indah. Sang desainer kembali melanjutkan misinya untuk menampilkan tren modest fashion bagi mereka yang ingin bergaya, tanpa meninggalkan kultur Tanah Air.

Bertajuk Selayar, Ria Miranda mengusung rangkaian koleksi yang diangkat dari sebuah kisah seorang wanita yang berasal dari Sulawesi Selatan yakni cerita tragis tentang seorang wanita yang ditinggal pergi oleh sang suami untuk berlayar. Nahasnya, dalam perjalanan, sang suami gugur dan hilang di tengah lautan. Rasa sedih sang istri disalurkan dengan menenun, yang penuh harapan dan optimisme, ekspresi itu terwujud dalam motif Lagosi, menciptakan karya seni yang emosional.

Sesungguhnya, kejadian setimpal tersebut dirasakan oleh Ria Miranda sendiri, bedanya saat itu sang suami sedang melakukan ibadah di tanah suci. Karena itu, koleksi Annual Show yang ke-11 kali ini memiliki makna personal yang mendalam bagi Ria Miranda.

Courtesy of Ria Miranda

Courtesy of Ria Miranda

Koleksinya menyuguhkan 51 potongan busana, sang desainer tampaknya berusaha menampilkan indahnya tenun Lagosi yang dipadukan dengan kain Strimin pada para undangan. Upayanya untuk menciptakan mode modestyang bergaya kasual modern, feminin dengan sentuhan edgy, dan tak luput dari elegansi, nyatanya berhasil disuguhkan dalam koleksi ini.

Courtesy of Ria Miranda

Bagaimana tidak? Ria Miranda memperkenalkan cropped top pada rancangannya, namun tetap terlihat santun, tentu itu adalah gagasan baru bagi modest fashion. Dengan ini, Ria Miranda sekali lagi mempertegas posisinya dalam dunia modest dengan kreativitasnya.

Courtesy of Ria Miranda

Courtesy of Ria Miranda

Hal lain yang juga baru dalam koleksi Ria Miranda adalah tambahan detail beads pada busana yang dilengkapi mixed fabric, patchwork, serta embroidery yang memesona. Beberapa siluet dan elemen anyar yang hadir dalam annual showRia Miranda juga ditampilkan, seperti puff sleeves, shoulder wedge, serta embroidered quilt.

Courtesy of Ria Miranda

Courtesy of Ria Miranda

Budaya Makassar menjadi aspek yang kuat sebagai inspirasi Ria Miranda dalam menciptakan koleksinya kali ini. Baju Bodo, Kain Sarung Makassar, hingga Mahkota Raja Makassar yang diambil untuk motif tas pada koleksikali ini.Karyanya yang tetap menjunjung modest fashion dengan sentuhan gaya yang subtil nan distingtif, menjadikan Ria Miranda trend setter bagi seluruh modest fashion di Indonesia.

Courtesy of Ria Miranda

Courtesy of Ria Miranda

Tak hanya busana untuk para kaum hawa, Ria Miranda juga menghadirkan deretan menswear dalam koleksinya, siluet dan potongannya sangat kuat dengan kebudayaan Makassar yang dimodifikasi menjadi lebih kontemporer dan cocok untuk digunakan sehari-hari.

Ria Miranda juga menjelaskan bahwa koleksinya mencerminkan ketekunan, kesabaran, pertumbuhan diri, serta peran penting perempuan sebagai penyeimbang dalam keluarga. Koleksinya diharapkan tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menyebarkan nilai kebaikan dalam lingkungan sekitar.

(Penulis; Naura Kamilla,Courtesy ofRia Miranda)