Arawinda Kirana Bagi Masukan untuk Para Gen-Z yang Berkecimpung dalam Menjadi Pekerja Seni

"Lakukanlah karena Anda menyukainya," ucap Arawinda Kirana.

Courtesy of Instagram @arawindak


Bertemu kembali bersama Dave Hendrik dalam seri Brunch with Dave Hendrik, di mana episode kali ini ia akan mengulik lebih dalam mengenai topik besar Gen-Z Peduli Budaya Indonesia dengan seorang wanita muda pekerja seni cantik, Arawinda Kirana. Ia merupakan aktris Tanah Air yang telah lama berkecimpung dalam dunia seni, bahkan sejak dirinya berumur 6 tahun. Diarahkan oleh kedua orang tuanya untuk masuk dalam sanggar tari saat kecil, Ara kini sangat mencintai budaya Indonesia. Kecintaanya membuat wanita kelahiran 2001, selalu berikan sentuhan budaya dalam karya-karya yang ia ciptakan.

Mempunyai cukup pengalaman dalam bidang budaya, tentunya aktris Quarantine Tales merupakan sosok yang dapat memberikan contoh bagi generasinya yaitu Gen-Z, mengenai menjadi seorang pekerja seni. Berikut masukan yang ia bagikan saat berbicang dengan Dave:

"Kalau gitu apa masukan yang bisa Anda berikan untuk aktris atau aktor muda di luar sana yang bercita-cita ingin memiliki pekerjaan seperti Anda? Mereka ingin mengejar mimpinya dalam akting atau entertainment. Saya ingin tahu, kita di Indonesia tanpa pergi keluar negeri, jalur pendidikan yang cocok apa dari pengalaman Ara? Mungkin kita bisa belajar," tanya Dave.

"Kebetulan kalau dari akting, dulu saya memang murni belajar karena saya memang menginginkannya. Pertama, dari tari Bali. Lalu, ada beberapa sanggar akting, yang memang saya ikut hanya karena saya ingin belajar akting. Dari situ, menjalar, dari kelas akting jadi bertemu orang banyak, networking, saya bisa bertemu dengan seniman-seniman besar di Indonesia, misalnya dari komunitas Salihara, itu saya kenal. Seniman-seniman besar, dosen-dosen besar, seniman sejati begitu. Jadi, untuk akting, dari saya pribadi, do it because you like it. Saya lakukan akting karena saya menyukainya, bukan karena saya mengincar sesuatu yang seperti misalnya materi atau ketenaran. Justru hal-hal seperti materi dan ketenaran merupakan bonus bagi saya. Makanya saya mempunyai tato di sini (menunjuk ke bagian dalam lengannya), tato tulisan sanskerta, artinya berkarya untuk berkarya. Untuk memperingati diri saya sendiri agar selalu membuat karya seni, murni karena saya menyukainya, jangan karena terpaksa," jelas Arawinda mengenai masukannya kepada Gen-Z.

Bagi Anda yang tertinggal episode terbaru Brunch with Dave Hendrik bersama Arawinda Kirana, nantikan perbincangan lengkapnya yang akan segera tayang di Kanal YouTube Harper's Bazaar Indonesia.

(Penulis: Gracia Sharon, Foto: Courtesy of Instagram @bazaarindonesia, @arawindak)