13 Ide Tampilan Busana Vintage Untuk Dicoba

Mereka akan tetap tampak menawan sekarang.



Tak hanya merefleksikan busana stylish bernuansa vintage, tetapi gaya vintage membuktikan betapa sebaiknya kita berinvestasi di pakaian bergaya klasik yang tak lekang waktu. Selama bertahun-tahun, baik di runway dan di street style, beberapa momen lampau nyatanya tetap relevan hingga kini.

Seperti blazer kulit dan celana boot cut seperti era 1970-an, ketika era '80-an yang populer dengan tren celana pendek biker, bahu shoulder pads, dan jaket kulit seperti Madonna. Tas bergaya elegan yang populer di tahun '40-an dan '50-an.

Daripada Anda bingung ingin memutuskan foto selebriti dan runway mana yang ingin Anda manifestasikan, kami sudah mengkurasi beberapa inspirasi berbusana vintage sekaligus busana vintage yang dapat dibeli untuk melengkapi tampilan segar di musim gugur 2020.

#1 Bianca Jagger, 1977

Ambil ide styling dari Bianca Jagger dan coba mengganti blazer klasik Anda dengan blazer bahan beludru yang berstruktur di atas blus berkerah. Sempurnakan tampilan dengan aksesori dan celana panjang tailored.

Long-Sleeve Coat Jacket

Chanel - Farfetch.com

Jaket double breasted lansiran Chanel ini akan memberi kilas balik ke gaya Bianca Jagger saat tahun '70-an.

#2 Twiggy, 1968

Mantel trench bahan kulit merupakan benda wajib untuk setiap wanita stylish di musim gugur. Dengan panjang yang berada tepat di bawah lutut seperti Twiggy, sehingga dapat berfungsi sebagai gaun yang dikenakan bersama legging.

Leather Trench Coat

Burberry - vestiairecollective.com

Mantel model trench lansiran Burberry ini terlihat vintage yang chic dan fungsional.

#3 Amii Stewart, 1979

Penyanyi disko asal Amerika, Amii Stewart dikenal akan gaya berpakaiannya yang mewah, dan atasan butterfly yang masih relevan hingga sampai hari ini layaknya tahun '70-an. Perbarui tampilan dengan sepatu boots dengan ujung sepatu yang tajam dancelana denim straight cut.

Blackout Butterfly

Notorious Fly - notoriousfly.com

Notorious Fly melansir atasan butterfly adalah gaya era '70-an versi modern. Untuk pendekatan yang lebih sopan, cukup lapisi atasan ini dengan atasan turtleneck.

#4 Madonna, 1985

Meski digunakan dengan celana denim atau slip dress, jaket kulit ala Madonna dari tahun '80-an akan selalu tampak trendi di musim dingin dan gugur.

1980s Studded Jacket

A.N.G.E.L.O. Vintage Cult - skimresources.com

Pilih gaya vintagedengan tambahan hardware dan potongan ramping untuk tampilan effortless chic.

#5 Julia Roberts, 1989

Coba elevasi gaya dengan celana biker dengan blazer oversized dan sepasang sepatu loafers gaya vintage. Tiru gaya rileks Julia Roberts dengan mengenakan atasan crew neck di bawahnya.

Kelly Motif Loafers

Hermès - vestiarecollective.com

Sepatu Kelly lansiran Hermès ini diberi detailkunci emas seperti tas Kelly.

#6 Celine Dion, 1996

Salah satu trik termudah untuk mengenakan rok maxi di tahun 2020 dengan menggabungkannya bersama atasan kaus untuk proporsi. Untuk pendekatan lebih kasual, pilih sepasang trainers untuk tampilan lebih santai.

Beige Silk Pleated-Front Maxi Skirt

Giorgio Armani - 1stdibs.com

Tambahan busana versatile, rok maxi rancangan Giorgio Armani memiliki potensi untuk dikenakan di berbagai kesempatan.

#7 Audrey Hepburn, 1953

Ikon mode untuk banyak orang, Audrey Hepburn dan gayanya yang klasik tentu patut diulang di musim ini. Kuncinya? Pilih tas bergaya lady like dengan siluet bestruktur dan pegangan tas double.

1994 Top Handle Tote

Hermès - skimresources.com

Tambahan top handle dari tas Hermès di tampilan ala Audrey Hepburn yang klasik.

#8 Christy Turlington, 1994

Dengan motif yang langsung kita ketahui asalnya, kunci untuk merangkul tren yang flashy adalah dengan mengenakannya bersama pakaian lain yang terlihat lebih minimal. Coba trik Christy Turlington dengan rok mini bermotif dan legging.

Nova Check Wool Skirt

Burberry - skimresources.com

Imbangi motif Burberry dengan atasan jumper dan boots over-the-knee untuk meniru tampilannya.

#9 Chanel Fall/Winter Runway, 1985

Blazer bahan kulit semakin diminati saat ini, namun hanya sedikit yang bisa merancangnya layaknya rumah mode Chanel. Jika belum siap untuk berinvestasi dengan jaket berstruktur, pilih saja jaket yang mana akan awet di dalam lemari di setiap musim.

Vintage Single-Breasted Leather Jacket

Chanel - farfetch.com

Jaket single breasted dengan imbuhan suede sebagai patch rancangan Chanel ini akan tampak chic dan versatile.

#10 Farrah Fawcett, 1977

Farrah Fawcett mengenakan atasan bekerah dan mantel dengan format seperti kemeja dengan teknik tumpuk. Selesaikan tampilan ini dengan aksesori kacamata aviator untuk menambah elemen vintage.

20 Vintage Stellaire 1 Sunglasses

Dior - vestiairecollective.com

Untuk beberapa yang bukan penyuka lensa aviator, pilih kacamata berlensa kotak sebagai alternatif.

#11 Naomi Campbell, 1992

Tinggalkan saja kepada Naomi Campbell jika berurusan dengan topi snapback yang dapat ditransformasi menjadi aksesori saat pergi di malam hari. Ikuti jejak sang supermodel dan pilih gaya vibran untuk membuatnya tampak stand out.

Atlanta Crackers 1939 Vintage Ballcap

NFL - skimresources.com

Pilih topi yang simpel dan penuh warna di depan sehingga sang topi akan menjadi bentuk pernyataan tersendiri.

#12 Princess Diana, 1997

Putri Diana diketahui dengan kecintaannya terhadap rok tailored. Untuk meniru tampilannya di era modern, pilih warna yang stand out.

Royal Blue Skirt Suit

Oluchi Vintage - skimresources.com

Label Oluchi Vintage memiliki setelan best selling yang dapat membantu Anda meniru gaya sang Putri.

#13 Yves Saint Laurent Fall/Winter, 1983

Bagian terbaik di musim gugur adalah ketika kita bisa mengenakan rok lipit, sepanjang lutut dengan sepasang sepatu boots dan stocking. Tiru tampilan di panggung runway YSL di tahun '80-an dan cari gaya yang dibubuhi oleh motif wallpaper.

1970s Floral-Print Pleated Skirt

Yves Saint Laurent - farfetch.com

Jadikan gaya era 70-an sebagai teman tampilan dengan rok floral yang akan tampak stylish dikenakan dengan jumper oversized di musim yang dingin.

(Penulis: Shelby Hyde; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Astrid Bestari; Foto: Courtesy of Bazaar US)